Habib dianggap gelar agama, maka oleh karena itu ditempelkan di depan nama
supaya dihormati maksudnya, Contoh lain  al haji, kalau kita pikirkan
betul-betul orang di Arab Saudi semuanya haji. Di NKRI haji itu dianggap
gelar istimewa, paling tidak sudah mendekati orang suci, jadi status
pribadinya naik derajat  dimata masyarakat menjadi lebih tinggi  Bagi yang
tidak mempunyai gelar akademik , misalnya untuk ikut dipilih dalam
pemilihan umum ditempelkan gelar "haji", dan juga yang mempunyai gelar
akademik  ditambah dengan gelar Haji.  misalnya  Jenderal
<https://id.wikipedia.org/wiki/Jenderal> (HOR) TNI
<https://id.wikipedia.org/wiki/Tentara_Nasional_Indonesia> (Purn.
<https://id.wikipedia.org/wiki/Purnawirawan>) Prof.
<https://id.wikipedia.org/wiki/Profesor> Dr.
<https://id.wikipedia.org/wiki/Doktor> Drs.
<https://id.wikipedia.org/wiki/Doktorandus> H.
<https://id.wikipedia.org/wiki/Haji_(gelar)> *Abdullah Mahmud Hendropriyono*,
S.E., S.H., M.B.A.

Kirim email ke