Haram, haram, sekali haram tetap haram. hehehehehehe

https://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/10-fakta-ilmiah-kenapa-babi-haram.htm

Rabu, 23 Rabiul Akhir 1440 H / 2 Januari 2019
*10 Fakta Ilmiah Kenapa Babi Haram*

Redaksi – Minggu, 26 Maret 2017 07:00 WIB

Eramuslim.com – Al Quran dengan tegas menyatakan haramnya daging babi.
Bahkan, pengharaman babi disebutkan empat kali. Yakni di Surat Al Baqarah
ayat 173, Surat Al Maidah ayat 3, surat Al An’am ayat 145 dan surat An Nahl
ayat 115.

Mengapa babi diharamkan? Tentu karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah
mengharamkannya. Rahasianya, hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tahu
persis.

Namun, ada 10 fakta ilmiah yang membuat kita bisa mengambil hikmah tentang
haramnya babi. 10 fakta ilmiah kenapa babi haram dalam Islam.


*1. Daging babi rumahnya cacing pita*

Mengonsumsi daging babi memiliki risiko terkena infeksi cacing pita
(sistiserkosis). Karena daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan
cacing trachenea lolipia yang bisa berpindah ke tubuh manusia yang
mengkonsumsinya.

*2. Kantung urine babi sering bocor*

Prof. A.V. Nalbandov menyebutkan bahwa kantung urine (vesica urinaria) babi
sering bocor, sehingga urine-nya merembes ke dalam daging.

*3. Babi tidak memiliki leher*

Secara fisiologis, babi tidak mendukung untuk disembelih. Sebabnya, babi
tidak memiliki leher. Sedangkan Islam mensyariatkan penyembelihan binatang
pada lehernya.

*4. Babi hewan paling rakus*

Babi melahap makanan apa pun yang ada di depannya. Ia merupakan hewan
paling rakus di dunia. Bahkan jika makanannya telah habi, ia memuntahkan
makanan dalam perutnya dan memakannya kembali demi memuaskan kerakusannya.

*5. Babi hewan paling jorok*

Jika di depan babi ada sampah, ia akan makan sampah tersebut. Bahkan babi
juga melahap kotoran. Hingga kotorannya sendiri pun dilahapnya.v

*6. Babi menampung banyak bibit penyakit*

Selain mengandung cacing pita (Taenia solium), babi juga mengandung cacing
spiral (Trichinella spiralis), cacing tambang (Ancylostoma duodenale),
cacing paru (Paragonimus pulmonaris), hingga bakteri kolera (Salmonella
choleraesuis) dan virus kudis (Scabies).

*7. DNA babi mirip manusia*

Ditemukannya fakta DNA babi paling mirip dengan manusia, mengkonsumsi babi
dapat dengan mudah menularkan perilaku buruk babi kepada manusia. Selain
rakus, perilaku babi yang pernah diobservasi oleh Muhammad Abduh adalah
tidak memiliki cemburu. Ketika dua ekor babi jantan dan seekor babi betina
dimasukkan kandang, dua babi jantan itu tidak saling berebut tetapi justru
saling membantu untuk mengawini babi betina.

*8. Daging babi sulit dicerna manusia*

Meskipun empuk, ternyata daging babi sulit dicerna oleh pencernaan manusia.
Ini karena daging babi mengandung lemak berbahaya.

*9. Babi merupakan carrier virus Flu Babi*

Di dalam tubuh babi, virus AI yang semula tidak ganas bermutasi menjadi
H1N1/H5N1 yang ganas dan menular kepada manusia.

*10. Daging babi penyebab utama kanker anus dan kolon*

Prosentase penderita kanker anus dan kolon meningkat drastis di
negara-negara yang penduduknya memakan babi, terutama di negara-negara
Eropa, Amerika, Cina dan India. Sedangkan di negara-negara Muslim,
prosentasenya sangat rendah.

Demikian 10 Fakta Ilmiah Kenapa Babi Haram dalam Islam. Semoga semakin
menguatkan keislaman kita dan senantiasa berusaha mentaati aturan-Nya.
(jk/tby)




   -



Home <https://www.eramuslim.com/> » Berita
<https://www.eramuslim.com/berita> » Tahukah Anda
<https://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda>

Kirim email ke