Siapa yang paling siap bikin Indonesia jadi kayak Syria?
 ---
 Timses Jokowi: Kita Tunggu Kehadiran Prabowo di Aceh untuk Tes Baca Alquran 
https://www.merdeka.com/politik/timses-jokowi-kita-tunggu-kehadiran-prabowo-di-aceh-untuk-tes-baca-alquran.html
 
 Selasa, 1 Januari 2019 19:03Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah 
https://www.merdeka.com/reporter/raynaldo-ghiffari-lubabah/

 Deklarasi Kampanye Damai. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

 
 Merdeka.com - Ikatan Dai Aceh mencetuskan ide tes membaca Alquran yang diikuti 
para capres dan cawapres. Usulan ini ditolak oleh kubu Prabowo-Sandi. Anggota 
TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin https://www.merdeka.com/tag/jokowi-maampruf-amin/ 
Inas Nasrullah Zubir mengatakan Prabowo seharusnya menyanggupi usulan tes baca 
Alquran tersebut.

 

 "Sinyal tersebut semakin diperkuat oleh pernyataan ustaz Sambo yang mengaku 
guru ngaji Prabowo Subianto 
https://www.merdeka.com/prabowo-subianto-djojohadikusumo/ yang mengatakan bahwa 
Prabowo belajar mengaji sejak tahun 1998 di Yordania, artinya bahwa Prabowo 
sudah sangat fasih membaca Al-Quran," ujar Inas di Jakarta 
http://www.merdeka.com/tag/j/jakarta/, Selasa (1/1).
 Untuk itu, Ketua DPP Partai Hanura 
https://www.merdeka.com/tag/prabowo-sandiaga/ ini menanti kehadiran eks Danjen 
Kopassus itu memenuhi undangan dari Dewan Ikatan Dai Aceh.
 "Mari kita tunggu kehadiran Prabowo Subianto di Aceh pada tanggal 15 Januari 
2019 untuk mengikuti tes baca Alquran," ujar Inas.
 Senada dengan Inas, Wakil Ketua TKN Jokowi 
https://www.merdeka.com/joko-widodo/-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai tes 
membaca Alquran bukan politik identitas. Pasalnya, ide itu datang langsung dari 
masyarakat, bukan diusulkan pasangan calon. Atas dasar itulah, menurutnya, kubu 
Prabowo-Sandi tak perlu menolak tes tersebut.
 "Uji baca Alquran yang diajukan ulama dan masyarakat Aceh kepada para kandidat 
capres cawapres bukanlah politik identitas karena ia datang dari keinginan 
masyarakat sendiri," jelasnya.
 Sebelumnya, Dewan Ikatan Dai Aceh mengundang dua pasangan capres-cawapres 
mengikuti uji kemampuan membaca Alquran.
 "Kami akan mengundang kedua pasangan calon untuk mengikuti uji mampu membaca 
Alquran. Tes membaca Al Quran, Surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya akan 
dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 
2019," kata Ketua Dewan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin.
 Hal itu disampaikannya pada konferensi pers bertemakan Akhiri Polemik 
Keislaman Capres dan Cawapres dengan Uji Baca Al Quran, di Banda Aceh. Demikian 
dikutip dari Antara, Sabtu (29/12).
 
 Menurut dia, hasil tes membaca Al Quran tidak akan mempengaruhi keputusan 
KPU/KIP. Justru, katanya, sebagai langkah awal untuk mengakhiri politik 
identitas yang sudah terlanjur terjadi. [ray]

Kirim email ke