Ini 5 Sumber Dana Kampanye Jokowi - Ma'ruf
Reporter:
Dewi Nurita
Editor:
Rina Widiastuti
Kamis, 3 Januari 2019 08:08 WIB
Bakal calon presiden Joko Widodo memberikan keterangan terkait dengan
formasi tim sukses kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7
September 2018. Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah
Tim Pemenangan Jokowi-Ma'aruf Amin, dan Erick Thohir sebagai Ketua Tim
Kampanye Nasional. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumayBakal calon presiden
Joko Widodo memberikan keterangan terkait dengan formasi tim sukses
kampanye nasional pilpres 2019 di Jakarta, Jumat, 7 September 2018.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan
Jokowi-Ma'aruf Amin, dan Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye
Nasional. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf menyampaikan
total penerimaandana kampanye
<https://www.tempo.co/tag/dana-kampanye>mereka sampai 1 Januari 2019,
sebesar Rp 55,9 miliar. Angka itu terdiri dari laporan awal dana
kampanye (LADK) sebesar Rp 11,9 miliar dan laporan penerimaan sumbangan
dana kampanye (LPSDK) selama empat bulan masa kampanye sebesar Rp 44 miliar..
*Baca:Bawaslu: Laporan Dana Kampanye Tak Transparan Diancam Pidana
<https://pemilu.tempo.co/read/1161072/bawaslu-laporan-dana-kampanye-tak-transparan-diancam-pidana>*
"Jumlah pengeluaran dan pemasukan hampir sama, sehingga saldo kami saat
ini mendekati Rp 0," ujar Bendahara TKN Jokowi-Ma'ruf, Sakti Wahyu
Trenggono di kantor Komisi Pemilihan Umum, Rabu, 2 Januari 2018.
Trenggono menjelaskan, ada lima sumber pendanaan, yakni dari perorangan,
partai politik, kelompok dan badan usaha non pemerintah, dan paslon.
Berikut rincian dana yang digelontorkan lima sumber dana ini;
*1. Perorangan*
Dalam LADK, jumlah dana dari perorangan berupa cash sebesar Rp 1 miliar
(berasal dari satu orang penyumbang). Kemudian dalam LPSDK, jumlah
sumbangan yang didapat sebesar Rp 121,2 miliar (berasal dari 128 orang)
terdiri dari cash sebesar Rp 97,2 miliar dan barang sejumlah Rp 24
miliar. Trenggono enggan menjelaskan siapa perorangan yang menyumbang,
namun dia menjamin semua menyumbang sesuai batas yang ditentukan KPU.
*2. Partai Politik*
Trenggono menjelaskan, sampai saat ini baru ada dua dari sembilan partai
politik pendukung Jokowi-Ma'ruf yang menyumbang, yakni NasDem dan
Perindo. Dalam LADK, keduanya menyumbang dana berupa barang senilai Rp
3,4 miliar. Sedangkan dalam LPSDK, keduanya menyumbang lagi sebesar Rp 2
miliar, terdiri dari barang senilai Rp 1,53 miliar dan jasa senilai Rp
478,2 juta.
*3. Kelompok*
Dua kelompok dari persatuan olahraga tercatat paling banyak menyumbang
dana kampanye untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden
nomor urut 01, Jokowi dan Ma'ruf Amin.
*Baca juga:Rincian Sumbangan Dana Kampanye Pilpres dan Partai Pemilu
2019
<https://nasional.tempo.co/read/1161025/rincian-sumbangan-dana-kampanye-pilpres-dan-partai-pemilu-2019>*
Tak ada dana dari kelompok di LADK, namun dalam LPSDK sumbangan dana
dari kelompok sebesar Rp 37,9 miliar. Rincian sumbangan berupa barang
sebesar Rp 6,75 miliar dan jasa sebesar Rp 31,16 miliar.
Dua kelompok penyumbang terbesar yakni dari persatuan olahraga TBIG dan
TRG. Setelah ditelusuri, TBIG dan TRG merupakan singkatan dari nama dua
perusahaan, yakni PT Tower Bersama Infrastructure Group Tbk (TBIG) dan
Teknologi Riset Global (TRG) Investama. "Jadi di perusahaan itu ada
persatuan olahraga yang terdiri dari para kontraktor dan investor.
Kelompok tersebut valid dan benar adanya," ujar Trenggono.
Kedua perusahaan diketahui milik Trenggoni sendiri. Pria yang akrab
disapa 'Mas Treng' itu memang dijuluki Raja Menara karena memiliki
beberapa perusahaan menara yang besar.
ADVERTISEMENT
*4. Badan Usaha Non-Pemerintah*
Dalam LADK, ada tiga badan usaha non-pemerintah yang menyumbang berupa
cash sebesar Rp 7,5 miliar. Sementara dalam LPSDK, ada satu badan yang
menyumbang sebesar Rp 3,99 miliar. Badan usaha itu diketahui bernama PT.
Lintas Teknologi Indonesia. Presiden Direktur badan diketahui bernama
Muhamad Paisol. Dari penelurusan/Tempo/, dia tidak memiliki afiliasi di
partai politik tertentu.
*5. Pasangan Calon*
Sampai saat ini, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi
dan Ma'ruf Amin belum menyumbang dana kampanye. Namun, dana dari paslon
tercatat di LPSDK sebesar Rp 32.029.420.
Trenggono menjelaskan, dana tersebut sebetulnya bukan dari kocek paslon
01, melainkan merupakan dana terendap di rekening awal dana kampanye
yang kemudian berbunga. "Nah, oleh/accounting/, dana itu disebut milik
paslon. Secara resmi belum, paslon belum menyumbang. Saya kira nanti,"
ujar Trenggono.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com