https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44949790
Dokumen rahasia Amerika Serikat diungkap: 'Prabowo perintahkan
penghilangan aktivis 1998'
*
25 Juli 2018
* Bagikan artikel ini dengan Facebook
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44949790#>
* Bagikan artikel ini dengan Messenger
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44949790#>
* Bagikan artikel ini dengan Twitter
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44949790#>
* Bagikan artikel ini dengan Email
<mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=https%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Findonesia-44949790>
* Kirim <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44949790#share-tools>
20 tahun reformasiHak atas fotoERIK PRASETYA
Sebanyak 34 dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap rentetan laporan
pada masa prareformasi, salah satunya bahwa Prabowo Subianto disebut
memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis pada
1998 dan adanya perpecahan di tubuh militer.
Dokumen-dokumen yang dirilis ke publik
<https://nsarchive.gwu.edu/briefing-book/indonesia/2018-07-24/us-promoted-close-ties-indonesian-military-suhartos-rule-came-end>oleh
lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) ini mengemukakan berbagai jenis
laporan pada periode Agustus 1997 sampai Mei 1999.
Sebagian merupakan percakapan staf Kedutaan AS di Jakarta dengan
pejabat-pejabat Indonesia, lainnya adalah laporan para diplomat mengenai
situasi di Indonesia ketika itu.
* Dokumen rahasia Amerika: AS mengetahui skala pembantaian tragedi
1965 <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41649232>
* Dokumen rahasia AS soal Peristiwa 1965 diungkap, TNI 'tak akan ubah
sejarah' <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41632433>
* Komnas HAM Didesak Panggil Prabowo dan Kivlan
<https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140507_komnasham>
Prabowo: Era Suharto akan berakhir
Salah satu dokumen merupakan telegram berisi percakapan antara Asisten
Menteri Luar Negeri AS, Stanley Roth, dengan Komandan Kopassus, Mayor
Jenderal Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan selama satu jam pada 6 November 1997 itu, keduanya
membahas situasi Indonesia.
prabowoHak atas fotoNSA
prabowoHak atas fotoNSA
Prabowo mengatakan mertuanya, Presiden Suharto, tidak pernah mendapat
pelatihan di luar negeri dan pendidikan formalnya pun sedikit. Namun,
menurutnya, Suharto sangat pintar dan punya daya ingat yang tajam.
Bagaimanapun, urai Prabowo, mertuanya tidak selalu bisa memahami
persoalan dan tekanan dunia.
"Akan lebih baik jika Suharto mundur pada Maret 1998 dan negara ini bisa
melalui proses transisi kekuasaan secara damai", sebut Prabowo dalam
dokumen itu.
"Apakah itu terjadi pada Maret atau perlu beberapa tahun lagi, era
Suharto akan segera berakhir," sambungnya.
20 tahun reformasiHak atas fotoERIK PRASETYA
Siapa di balik penghilangan para aktivis?
Arsip tertanggal 7 Mei 1998 ini mengungkap catatan staf Kedutaan Besar
AS di Jakarta mengenai nasib para aktivis yang menghilang.
Catatan itu memuat bahwa para aktivis yang menghilang boleh jadi ditahan
di fasilitas Kopassus di jalan lama yang menghubungkan Jakarta dan Bogor.
prabowoHak atas fotoNSA
prabowoHak atas fotoNSA
Namun, siapa di balik aksi penghilangan itu?
Hasil percakapan seorang staf politik Kedutaan Besar AS di Jakarta
dengan seorang pemimpin organisasi mahasiswa memunculkan nama Prabowo
Subianto.
* Reformasi 20 tahun lalu dan sejumlah langkah mundur demokrasi
Indonesia <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44192835>
* Wiranto diminta menjelaskan 'bantahannya' di Komnas HAM
<https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160728_indonesia_menolak_wiranto>
* Hari-hari jelang Reformasi, 20 tahun lalu, dalam gambar dan catatan
<https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44192970>
Narasumber tersebut mengaku mendapat informasi dari Kopassus bahwa
penghilangan paksa dilakukan Grup 4 Kopassus. Informasi itu juga
menyebutkan bahwa terjadi konflik di antara divisi Kopassus bahwa Grup 4
masih dikendalikan Prabowo.
"Penghilangan itu diperintahkan Prabowo yang mengikuti perintah dari
Presiden Soeharto," sebut dokumen tersebut.
Pada masa kampanye pemilihan presiden 2014,Prabowo berulang
<https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2014/06/140626_lapsus_pilpres_profil_prabowo>ketika
rangkaian peristiwa 1998 terjadi dan mengatakan dia hanya menjalankan
perintah atasan.
"Sebagai seorang prajurit, kami melakukan tugas kami sebaik-baiknya,"
kata dia dalam debat capres pertama.
"Itu merupakan perintah atasan saya."
------------------------------------------------------------------------
'Kaset rusak yang diulang'
*Andre Rosiade**,**anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra*
Kepada BBC News Indonesia, Andre Rosiade menegaskan bahwa sejumlah
personel Tim Mawar Kopassus sudah menghadapi Mahkamah Militer karena
telah 'mengamankan' delapan aktivis.
"Pak Prabowo juga sudah mempertanggungjawabkan itu. Nah dari delapan
aktivis itu, beberapa bahkan jadi anggota DPR dari Gerindra. Kalau
mereka merasa diculik oleh Pak Prabowo, tidak akan mau bergabung dengan
Partai Gerindra, ya kan?" papar Andre merujuk Haryanto Taslam, Pius
Lustrilanang, dan Desmond J Mahesa.
"Nah, korban yang lain, tanyakan ke Panglima ABRI waktu itu, Jenderal
Wiranto. Sekarang dia Menkopolhukam-nya Pak Jokowi," sambung Andre.
Soal kemunculan dokumen rahasia AS, Andre menilai seperti ada kesengajaan.
"Ini kayak kaset rusak yang diulang-ulang. 2014 juga waktu Pak Prabowo
mencalonkan jadi presiden, isu ini muncul," cetusnya.
------------------------------------------------------------------------
20 tahun reformasiHak atas fotoERIK PRASETYA
ABRI, di bawah kepemimpinan Jenderal Wiranto, membentuk DKP (Dewan
Kehormatan Perwira) untuk menangani kasus hilangnya sejumlah aktivis
politik yang dikaitkan dengan anggota Kopassus dan Prabowo.
DKP dibentuk pada Juli 1998 dan menggelar sidang pada bulan Agustus.
Setelah memeriksa Prabowo, DKP yang diketuai Jenderal Subagyo Hadi
Siswoyo ini menjatuhkan sanksi administratif berupa pemberhentian
Prabowo dari dinas kemiliteran.
Setelah meninggalkan dinas ketentaraan, Prabowo sempat menetap di
Yordania sebelum pulang ke Indonesia untuk menjadi pengusaha dan
kemudian mendirikan Partai Gerindra.
*'**Perpecahan di tubuh militer**'*
Arsip yang dibuat pada 8 Mei 1998 ini melaporkan adanya perpecahan di
tubuh militer Indonesia mengenai cara mengadapi para demonstran.
Laporan ini menyebutkan Wiranto yang saat itu menjabat Panglima TNI
diperintahkan bersikap tegas terhadap para demonstran.
Dia kemudian memperingatkan para mahasiswa agar tidak menggelar
demonstrasi di jalan-jalan, namun pada saat yang sama mengatakan kepada
mereka bahwa militer tidak bermusuhan.
wirantoHak atas fotoNSA
Susilo Bambang Yudhoyono, yang saat itu menjadi bawahan Wiranto,
melontarkan ide untuk mengumpulkan semua anggota MPR demi menentukan
masa depan negara (diduga menggantikan Suharto).
"Jika benar, ini mengindikasikan niatan 'Kubu Wiranto'," sebut dokumen itu.
Di sisi lain, Prabowo berupaya mencegah demonstrasi semakin ganas di
Jakarta.
"Prabowo terlibat perebutan kekuasaan dengan Wiranto," tulis arsip tersebut..
20 tahun reformasiHak atas fotoERIK PRASETYA
Dokumen-dokumen ini diungkap Arsip Keamanan Nasional dengan memanfaatkan
Undang-Undang Kebebasan Informasi yang mengharuskan arsip rahasia
diungkap setelah beberapa tahun.
Arsip Keamanan Nasional sendiri merupakan sebuah lembaga yang bermarkas
di Universitas George Washington dan didirikan secara swadaya oleh
sejumlah akademisi dan jurnalis pada 1985.
NSA merilis dokumen-dokumen yang tak lagi berstatus rahasia ini ketika
Prabowo dan Gerindra bersiap untuk mengikuti Pileg dan Pilpres 2019.
Gerindra sudah meminta Prabowo untuk kembali mencalonkan diri sebagai
presiden untuk melawan Joko Widodo.
Komisi Pemilihan Umum membuka pendaftaran capres mulai 4 hingga 10
Agustus 2018.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com