Arbi memandang jika tes itu dilakukan sama saja Indonesia menjadi negara agama 
bukan negara yang berdasarkan Pancasila. Ia berpendapat usulan itu tidak baik 
karena bertentangan dengan esensi Pancasila terkait agama.

"Ini orang sana nggak mau bedakan. Kalau ajaran dipakai berkaitan negara itu 
namanya negara agama bukan negara Pancasila karena negara Pancasila bukan 
negara agama. (Jika usulan ini dilakukan seperti) ini membuat negara agama 
karena agama sudah dijadikan proses pemilihan pemimpin," pungkas Arbi.

 ...
 Jumat 04 Januari 2019, 17:22 WIB
 Guru Besar UI: Tes Baca Alquran untuk Capres Melawan Pancasila 
https://news.detik.com/berita/4371206/guru-besar-ui-tes-baca-alquran-untuk-capres-melawan-pancasila
 
 Samsudhuha Wildansyah - detikNews
 

 Foto: Arbi Sanit (ketiga dari kanan) saat disuksi di Restauran Gado-Gado Boplo 
Satrio, Kuningan (Wildan-detikcom).
 

 Jakarta - Guru Besar Fisip Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit menilai 
wacana tes baca Alquran yang diajukan masyarakat Aceh untuk pasangan 
capres-cawapres melawan Pancasila. Menurut Arbi, semestinya wacana tersebut 
tidak perlu diindahkan.

"Persoalan apa yang diusulkan orang Aceh di sana, capres membaca Alquran ini 
persoalan melawan dasar negara, melawan Pancasila. Seharusnya orang Indonesia 
tidak ada yang mendengar itu, biarkan saja orang Aceh karena orang Aceh itu 
biasa begitu dia maunya negara diatur menurut agama," kata Arbi saat diskusi di 
Restauran Gado-Gado Boplo Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

Menurut Arbi, Pancasila sudah jelas memiliki arti dan tidak membeda-bedakan 
agama. Usulan tes membaca Alquran itu dianggap bertolak belakang dengan esensi 
Pancasila.

 

 "Kenapa saya katakan ini melawan Pancasila? Karena dasar negara Pancasila 
memahami agama secara esensi bukan ajaran. Ketuhanan Yang Maha Esa itu esensi 
semua agama. Semua agama punya Tuhan yang dimuliakan tidak harus satu tapi 
lebih dari satu tapi yang tertinggi diakui yang paling tertinggi semua agama," 
ungkap Arbi.


 Baca juga: PBNU soal Tes Baca Alquran Capres: Mungkin Banyak Rakyat yang Mau 
Tahu 
https://news.detik.com/read/2019/01/03/181843/4369999/10/pbnu-soal-tes-baca-alquran-capres-mungkin-banyak-rakyat-yang-mau-tahu
 
"Jadi itu esensinya kepercayaan kepada Tuhan yang paling dipercaya, paling 
dianggap, dihormati bukan satu Tuhan, dua Tuhan, tiga Tuhan itu bukan esensi, 
itu adalah ajaran dari agama. Jadi bedakan esensi dengan ajaran agama," 
sambungnya.

Wacana tes baca Alquran itu datang dari Dewan Ikatan Dai Aceh. Rencananya, tes 
membaca Alquran dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 
Januari 2019.


 Baca juga: Jokowi Soal Tes Baca Alquran: Saya Peserta Pilpres, KPU yang Atur 
https://news.detik.com/read/2019/01/03/172807/4369889/10/jokowi-soal-tes-baca-alquran-saya-peserta-pilpres-kpu-yang-atur
 
Arbi memandang jika tes itu dilakukan sama saja Indonesia menjadi negara agama 
bukan negara yang berdasarkan Pancasila. Ia berpendapat usulan itu tidak baik 
karena bertentangan dengan esensi Pancasila terkait agama.

"Ini orang sana nggak mau bedakan. Kalau ajaran dipakai berkaitan negara itu 
namanya negara agama bukan negara Pancasila karena negara Pancasila bukan 
negara agama. (Jika usulan ini dilakukan seperti) ini membuat negara agama 
karena agama sudah dijadikan proses pemilihan pemimpin," pungkas Arbi.

Kirim email ke