Ya enggaklah. Ini kan syarat di internal tim kampanye 
Jokowi-Ma'ruf (TKN) untuk mengetes pasangan 
capres-cawapresnya sendiri. 

Kan ngawur kalau tim kampanye Prabowo-Sandi (BPN) 
ikut-ikutan mengetes capres-cawapres kubu lain (untuk nunggang kuda misalnya).

Silakan dibaca ulang pelan-pelan, kunyah kenyataanaayang ada (hehe) supaya 
ngerti masalahnya.
--- SADAR@... wrote:      
 

Jadi, ... untuk selanjutnya capres-cawapres berikut juga mutlak harus melewati 
tes BACA Al'quran lebih dahulu untuk bisa jadi Presiden-Wk.Presiden RI??? Yang 
tidak lulus BATAL! Hehehee, ...
 
ajeg 於 5/1/2019 0:07 寫道:
Ya boleh saja kalau tim kampanye Jokowi-M'aruf 
  di Aceh mau mentes capres-cawapresnya untuk 
   baca Alquran. Tidak ada yang  larang. Silakan.  
  Biar tambah mantep barangkali TKN Jokowi-Ma'ruf 
  di Manokwari juga tertarik mentes paslonnya untuk 
   baca Alkitab? Atau, TKN Jabar mau tes main angklung? 
  TKN Sumsel tes bikin pempek? TKN Madura mentes 
    paslonnya jadi joki karapan sapi? Dll, dst. Silakan. 
 Jangan malu-malu mengkampanyekan jagonya.          
  --- jonathangoeij@... wrote:  
  he he he he  
---
 
TKD Aceh: Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Siap Ikut Tes Baca Alquran
 

  Mukhlison S Widodo 03-01-2019 18:56   
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, 
Irwansyah(GATRA/T Dedi/tss)
 
 Banda Aceh, Gatra.com - Pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai calon 
Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia siap untuk mengikuti tes baca 
Al-Qur’an sesuai dengan yang digagas Da’i di provinsi Aceh. 
“Sesuai arahan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, 
siap mengikuti tes uji baca Al-Qur’at di Aceh,” kata Ketua Tim Kampanye Daerah 
(TKD) Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Irwansyah kepada wartawan, Kamis (3/1) di 
Banda Aceh.
 
“Untuk tanggal dan pelaksanaannya masih berkoordinasi dengan Da’i Aceh. Yang 
jelas Bapak Jokowi dan Ma'ruf Amin siap mengikuti tes tersebut,” ungkap Tgk 
Muksalmina sapaan akrabnya.
 
Dengan gagasan yang dicetuskan oleh Da’i Aceh, menurut dia, hal itu juga akan 
menjadi suatu hikmah dari pada klaim isu hoax terhadap Jokowi yang tersebar 
selama ini di media sosial. 
 
“Kita akan lihat nanti kubu pasangan Bapak Prabowo apakah hadir di saat tes. 
Itu juga akan menjadi proses untuk menjadi tentang hoax dan fitnah yang terus 
beredar untuk Bapak Jokowi,” ungkapnya.
 
Untuk itu, tambah dia, pihaknya akan membuat suatu kesimpulan setelah ada satu 
pernyataan sikap langsung dari kubu sebelah apakah hadir atau tidak. 
 
Nanti, pihaknya akan menjawab dari sikap mereka itu jika saat pelaksanaan tes 
baca Alquran tidak hadir. “Jika kubu Pak Prabowo tidak hadir maka akan ada satu 
kajian lagi di kami nanti, apakah kami menghadirkan kedua pasangan untuk di tes 
atau salah satunya,” terang Irwansyah.
 
Menurutnya, uji tes baca Al-Qur’an ini diperlukan. Karena penyerangan isu hoax 
terhadap pasangan nomor urut satu itu pun melalui keagamaan.
 “Jadi untuk menyudahi isu dan hoax yang berkembang serta menyelesaikan 
kesalahpahaman masyarakat akan hal itu maka perlu dilakukan uji baca alquran,” 
terangnya.
 
 Reporter: Teuku Dedi
   
Editor: Mukhlison

  

Kirim email ke