Jubir Kemenlu Sebut Peringatan AS tentang Perjalanan ke Tiongkok Tidak
Masuk Akal
http://indonesian.cri.cn/20190105/ae59d8c5-30df-7f1c-b50c-faac4ba1e3db.html
2019-01-05 14:10:55
Pemerintah Amerika Serikat (AS) belum lama yang lalu mengeluarkan
peringatan perjalanan ke Tiongkok kepada warganya. Mengenai peringatan
tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang kemarin
(4/1) mengatakan bahwa peringatan AS tersebut tidak masuk akal, Tiongkok
selalu menyambut warga negara asing termasuk warga AS berkunjung ke
Tiongkok. Keselamatan serta hak dan kepentingan sahnya di Tiongkok akan
terjamin.
Lu Kang menyatakan, bagi sejumlah kecil warga negara asing yang
melanggar peraturan hukum dan berkejahatan di Tiongkok, aparat penegak
hukum Tiongkok selalu menangani kasusnya secara adil berdasarkan hukum,
sementara berbagai hak dan kepentingan sahnya terjamin menurut hukum
yang berlaku di Tiongkok.
“Secara terus terang, peringatan perjalanan yang dirilis oleh pemerintah
AS tidak masuk akal,” ujar Lu Kang dalam jumpa pers kemarin. Sebagai
informasi, dari Januari hingga November 2018, jumlah personel AS yang
berkunjung ke Tiongkok mencapai 2,3 juta kunjungan, atau sebanyak 70
dari 10 ribu orang AS berkunjung ke Tiongkok. Angka itu jauh lebih
tinggi daripada proporsi kunjungan yang dilakukan warga Tiongkok ke AS.
Lu Kang mengatakan: “Tiongkok aman atau tidak dapat dibuktikan data
tersebut. Sebaliknya, dalam beberapa tahun terakhir, AS dengan aneka
alasan atau kedok terus memasang hambatan bagi warga negara Tiongkok
yang ingin masuk ke wilayah AS, bahkan berkali-kali melakukan
pemeriksaan tanpa alasan. Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dan
diperbaiki oleh AS. Tiongkok berharap AS lebih banyak berbuat hal-hal
yang menguntungkan bagi peningkatan kontak dan kepercayaan antara rakyat
kedua negara, bukan sebaliknya.”
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com