Lebih lanjut, Bin Firman Tresnadi menegaskan, pendukung Basuki Tjahaja Purnama 
(Ahoker) juga tentu sudah sadar bahwa penyesalan tersebut bukan dikarenakan 
kesadaran Ma’ruf Amin bahwa Ahok tidak menistakan agama.
 
 “Tapi semata-mata hanya menarik dukungan politik. Bisa dilihat dari penyesalan 
Ma’ruf Amin tersebut yang menekankan penyesalan karena membuat mantan Bupati 
Belitung Timur itu dipenjara, bukan atas kasus yang menimpa Ahok,” tegas Bin 
Firman Tresnadi.
 Ahok Terlanjur Dicap Penista Agama, Pengamat Politik: Penyesalan Ma’ruf Amin 
Sudah Terlambat 
https://www.harianpijar.com/read/2019/01/05/55273/ahok-terlanjur-dicap-penista-agama-pengamat-politik-penyesalan-maruf-amin-sudah-terlambat
 
 Penulis
 elz https://www.harianpijar.com/read/author/elz  -

 5 Januari 2019
 https://cdn.harianpijar.com/media/2018/05/ahok-6-1.jpg
 Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). harianpijar.com 
http://harianpijar.com/, JAKARTA – Pengamat politik yang juga Direktur 
Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi menilai 
pengakuan calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin yang mengatakan 
dirinya terpaksa menjadi saksi memberatkan bagi Basuki Tjahaja Purnama alias 
Ahok dalam kasus penodaan agama, tidak akan mampu menarik suara dari Ahoker.
 Menurut Bin Firman Tresnadi, pengakuan tersebut tidak akan berdampak besar 
karena penyesalanpun tidak ada guna. Bahkan, tidak bisa merehabilitasi nama 
baik mantan Gubernur DKI Jakarta itu yang sudah terlanjur dicap sebagai penista 
agama. Karena itu, menurutnya untuk merebut hati pendukung Basuki Tjahaja 
Purnama (Ahok), tidak akan berhasil.
 
 “Hal tersebut tidak akan berdampak besar karena penyesalanpun tidak ada guna. 
Tak bisa merehabilitasi nama baik Ahok yang sudah terlanjur dicap sebagai 
penista agama,” kata Bin Firman Tresnadi saat dikonfirmasi, Sabtu, 5 Januari 
2019.
 Lebih lanjut, Bin Firman Tresnadi menegaskan, pendukung Basuki Tjahaja Purnama 
(Ahoker) juga tentu sudah sadar bahwa penyesalan tersebut bukan dikarenakan 
kesadaran Ma’ruf Amin bahwa Ahok tidak menistakan agama.
 “Tapi semata-mata hanya menarik dukungan politik. Bisa dilihat dari penyesalan 
Ma’ruf Amin tersebut yang menekankan penyesalan karena membuat mantan Bupati 
Belitung Timur itu dipenjara, bukan atas kasus yang menimpa Ahok,” tegas Bin 
Firman Tresnadi.
 Sementara sebelumnya, beredar video di media sosial yang memperlihatkan calon 
wakil presiden nomor urut 01 itu mengaku menyesal sudah menjadi saksi 
memberatkan bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang didakwa melanggar pasal 
penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada tahun 2017 lalu.
 “Iya tentu saja, cuma karena terpaksa saja kan. Iya tentu saja siapa yang 
ingin memenjarakan orang. Kan enggak mau. Tapi karena terpaksa situasi pada 
waktu itu adalah penegakan hukum ya apa boleh buat,” kata KH Ma’ruf Amin saat 
menjawab pertanyaan wartawan tentang menyesal atau tidak pernah menjadi saksi 
memberatkan bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [elz/rmo]
 

 

 

 

 

Kirim email ke