http://www.balipost.com/news/2019/01/09/65646/Kapolda-Minta-Tiga-Ormas-di...html


 Kapolda Minta Tiga Ormas di Bali


 Dibekukan

Rabu, 9 Januari 2019 | 18:33:09

Berbagi di Facebook
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2019%2F01%2F09%2F65646%2FKapolda-Minta-Tiga-Ormas-di...html>
Tweet di Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Kapolda+Minta+Tiga+Ormas+di+Bali+Dibekukan&url=http%3A%2F%2Fwww.balipost.com%2Fnews%2F2019%2F01%2F09%2F65646%2FKapolda-Minta-Tiga-Ormas-di...html&via=balipostcom>

 *


 *



Kabidkum Polda Bali Kombes Pol. Mochamad Khozin berkoordinasi dengan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra soal ormas.(BP/ist)


   DENPASAR, BALIPOST.com – Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard
   Golose beberapa waktu lalu mengirim surat rekomendasi penghentian
   atau dibekukan sementara kegiatan ketiga ormas besar di Bali.
   Alasannya, dari 108 ormas yang ada di Bali, tiga ormas tersebut
   terdata melakukan perbuatan pidana, mengganggu keamanan dan
   ketertiban umum.

“Surat rekomendasi itu ditujukan kepada Gubernur Bali, April 2017. Tapi sampai sekarang belum mendapat tanggapan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Rabu (9/1).

Menurut Kombes Hengky, karena lama tidak mendapat tanggapan, Kapolda memerintahkan Kabidkum Kombes Pol. Mochamad Khozin untuk mengecek kembali perkembangan surat rekomendasi tersebut.

“Saat rapat koordinasi di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali tadi pagi (kemarin-red), Kabidkum bertemu Sekda dan membahas soal itu,” ujarnya.

Saat pertemuan tersebut, Sekda Dewa Made Indra mengatakan surat rekomendasi dari Kapolda terkait keberadaan ormas di Bali telah diterima dan sudah dibicarakan dengan fungsi terkait. Selanjutnya surat tersebut masih dikoordinasikan dengan Gubernur Bali.

Baca juga: MUDP Bali Ingatkan Saber Pungli Jangan Sampai Salah Sasaran
<http://www.balipost.com/news/2018/11/09/60875/Saber-Pungli-Jangan-Sampai-Salah...html>

Perwira melati tiga di pundak ini menjelaskan surat rekomendasi ini sebenarnya sudah lama diajukan, tepatnya setelah terjadinya tindak kekerasan beberapa anggota ormas. Kejadian itu diharapkan mendapat atensi dari Gubernur Bali dan agar ormas tersebut diberikan surat Peringatan (SP).

Menurut Hengky, ketegasan Irjen Golose dalam memberantas organized crime khususnya premanisme di Bali mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Preman berkedok ormas yang kerap melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, langsung tiarap sejak Golose menjabat Kapolda Bali. Bahkan preman yang melakukan pungli dengan mengatasnamakan ormas sudah banyak yang ditangkap dan diproses secara hukum.

“Tahun ini pun salah satu program prioritas Bapak Kapolda adalah memerangi premanisme. Tujuannya supaya masyarakat Bali merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ungkapnya.(kerta negara/balipost)





Kirim email ke