https://bisnis.tempo.co/read/1164255/sri-mulyani-kandidat-presiden-bank-dunia-ekonom-ini-
dilematis/full&view=ok
Sri Mulyani Kandidat Presiden Bank Dunia?
Ekonom: Ini Dilematis
Reporter:
Caesar Akbar
Editor:
Martha Warta Silaban
Sabtu, 12 Januari 2019 18:10 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya pada
sesi Global Market Award Ceremony dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF
- World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini juga dua kali
menjabat Menteri Keuangan RI di masa presiden SBY dan Jokowi.
ANTARA/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin
<https://statik.tempo.co/data/2018/10/13/id_740826/740826_720.jpg>
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan sambutannya pada
sesi Global Market Award Ceremony dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF
- World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini juga dua kali
menjabat Menteri Keuangan RI di masa presiden SBY dan Jokowi.
ANTARA/ICom/AM IMF-WBG/Anis Efizudin
*TEMPO.CO, Jakarta* - Menteri Keuangan Sri Mulyani
<https://www.tempo.co/tag/sri-mulyani> disebut-sebut sebagai kandidat
kuat Presiden Bank Dunia menggantikan presiden sebelumnya yang
mengundurkan diri, Jim Yong Kim. Atas kabar tersebut, Guru Besar Ekonomi
Universitas Gadjah Mada A Tony Prasetiantono menilai kompetensi bekas
Direktur Pelaksana Bank Dunia itu memang sangat tepat untuk menggantikan
Kim.
BACA: Sri Mulyani Dianggap Layak Jadi Presiden Bank Dunia
<https://bisnis.tempo.co/read/1164037/sri-mulyani-dianggap-layak-jadi-presiden-bank-dunia>
Hanya saja, di sisi lain, kata Tony, Indonesia juga masih memerlukan
kemampuan sang menteri. Terlebih melihat kinerja Sri Mulyani mengawal
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 lalu. "Ini dilematis," ujar
dia kepada Tempo, Sabtu, 12 Januari 2019.
Tony menyebut prestasi Sri Mulyani mengawal APBN 2018 sangat
mengesankan. Sehingga ia berharap sang menteri masih mengawal
perekonomian Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Kendati, apabila
pada akhirnya Menteri Keuangan Terbaik Dunia 2019 versi The Banker itu
terpilih menjadi bos Bank Dunia yang baru, tentu akan membanggakan bagi
tanah air.
BACA: Sri Mulyani Dianggap Layak Jadi Presiden Bank Dunia, Ini Kata
Kemenkeu
<https://bisnis.tempo.co/read/1164225/sri-mulyani-dianggap-layak-jadi-presiden-bank-dunia-ini-kata-kemenkeu>
Beberapa prestasi Sri Mulyani dalam mengawal APBN 2018, ujar Tony,
antara lain terlampauinya target penerimaan pajak hingga 102 persen. Di
samping itu deisit APBN juga bisa ditekan menjadi 2,5 persen terhadap
PDB, meski tahun lalu perekonomian Indonesia sedang mengalami tekanan.
"Keseimbangan primer juga bisa ditekan sangat rendah."
Belakangan, Official Monetary and Financial Institutions Forum atau
OMFIF, sebuah lembaga think tank yang berbasis di London, Inggris,
menilai Sri Mulyani layak untuk menjadi presiden baru Bank Dunia
menggantikan Jim Yong Kim. "Inilah waktu untuk sebuah perubahan," kata
Mark Sobel, US Chairman OMFIF. "Orang luar Amerika harus memimpin Bank
Dunia," begitu Mark menulis artikel di laman resmi OMFIF.
Mark menyebutnya sebagai perubahan karena sejak didirikan pasca perang
dunia kedua 1945, Bank Dunia selalu dipimpin warga Amerika. Kim juga
berkewarganegaraan ganda yaitu Korea Selatan dan Amerika. Ini sebenarnya
wajar karena negara-negara maju mendominasi ekonomi global pasca perang.
Kepergian Kim dinilai menjadi kesempatan yang tepat untuk mengubah
situasi ini. Jika seandainya negara-negara berkembang ingin mengubah
tradisi ini, maka Mark menilai mereka harus segera menemukan kandidat
pengganti Kim.
Selain Sri, Mark juga menyebut nama mantan Menteri Keuangan Nigeria
yaitu Ngozi Okonjo-Iweala. Sri dan Ngozi sama-sama merupakan bekas
direktur pelaksana Bank Dunia, posisi di bawah presiden.
Walau begitu, Mark menyebut bahwa Presiden Amerika Serikat kemungkinan
akan berupaya agar Presiden Bank Dunia tetap dipegang oleh warga negaranya.
Kementerian Keuangan tak berkomentar banyak soal Menteri Keuangan Sri
Mulyani yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat Presiden Bank Dunia
menggantikan presiden sebelumnya yang mengundurkan diri, Jim Yong Kim.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira
Sakti berujar Sri Mulyani
<https://bisnis.tempo.co/read/1164197/sri-mulyani-teken-aturan-perpajakan-e-commerce-berlaku-1-april>
saat ini masih fokus mengurus dan keuangan negara. "Sesuai dengan tugas
dan tanggung jawab beliau sebagai menteri keuangan," kata dia melalui
pesan singkat kepada Tempo.
*FAJAR PEBRIANTO*
------------------------------------------------------------------------