Skandal Seks Pejabat BPJS, Siapa Terjebak dan Menjebak?
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Zacharias Wuragil
Senin, 14 Januari 2019 05:00 WIB
0KOMENTAR
<https://metro.tempo.co/read/1164524/skandal-seks-pejabat-bpjs-siapa-terjebak-dan-menjebak/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Korban kekerasan seksual RA mengusap air mata (kanan) bersama Ade
Armando dalam keterangan pers menceritakan kronologi kekerasan seksual
yang dialaminya ketika bekerja di Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan,
Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
<https://statik.tempo.co/data/2018/12/28/id_807515/807515_720.jpg>
Korban kekerasan seksual RA mengusap air mata (kanan) bersama Ade
Armando dalam keterangan pers menceritakan kronologi kekerasan seksual
yang dialaminya ketika bekerja di Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan,
Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Pernyataan anggota Dewan PengawasBPJS
<https://www.tempo.co/tag/badan-penyelenggara-jaminan-sosial-bpjs>Ketenagakerjaan
non-aktif, Syafri Adnan Baharuddin, bahwa dirinya terjebak dalam
hubungan istimewa yang terjalin dengan eks sekretaris pribadi
dipertanyakan. Syafri merujuk kepada aduan tindak pemerkosaan dan
pelecehan seksual yang ditujukan kepada dirinya.
Baca:
Lima Pengakuan Rizky Amelia yang Tidak Diakui Para Pejabat BPJS
<https://metro.tempo.co/read/1164131/lima-pengakuan-rizky-amelia-yang-tak-diakui-dewas-bpjs-tk>
Pengakuan bahwa Syafri terjebak diragukan dan diyakini yang terjadi
adalah sebaliknya. Ini diutarakan Koordinator Kelompok Pembela Korban
Kejahatan Seksual (KPKS) Ade Armando dalam siaran pers, Jumat 11 Januari
2019.
Menurut Ade, sang sekretaris, Rizky Amelia, 27, yang selalu disudutkan
atau didesak Syafri. "Coba saja kita baca chat (percakapan) WhatsApp SAB
(Syafri) ke RA (Amelia),” kata Ade lewat pernyataan KPKS.
Korban Kekerasan Seksual, Rizky Amelia memberikan keterangan dalam
diskusi publik tentang Melawan Predators Seks : Berkaca pada Dugaan
kekerasan seks di Dewan Pengawas BPJS ketenagakerjaan di kantor PSI
Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. PSI turut bereaksi terhadap kasus
pelecehan seksual yang mendera mantan sekretaris anggota Dewan Pengawas
BPJS Ketenagakerjaan nonaktif, Rizky Amelia. TEMPO/Amston Probel
KPKS menilai pernyataan Syafri yang menganggap dirinya dijebak Rizky
Amelia, terlampau mengada-ada. Bukti-bukti yang dihimpun dalam
percakapan di antara Syafri dan Rizky Amelia jelas menunjukkan bahwa
Syafri memaksa Amel melakukan hubungan khusus. Dewan Pengawas diminta
tak mempercayai pengakuan Syafri.
Baca:
Skandal Seks Pejabat BPJS: Sang Sekretaris Dua Kali Ingin Bunuh Diri
<https://metro.tempo.co/read/1163250/cerita-rizky-amelia-saat-sempat-dua-kali-ingin-bunuh-diri>
Lepas dari siapa yang merasa terjebak dan menjebak, KPKS juga menyatakan
gembira bahwa akhirnya Syafri mengakui bahwa memang ada hubungan khusus
dengan Rizky Amelia. Menurutnya, Syafri sudah mengakui bahwa sudah
melakukan perilaku tidak patut sebagai pejabat negara terhadap
bawahannya sehingga layak diberhentikan.
“Berikutnya, baru perlu dibuktikan bahwa hubungan itu terjadi akibat
pemaksaan,” kata Ade yang juga dosen pengajar Amelia di program pasca
sarjana di satu universitas swasta.
Syafri Adnan Baharuddin (tengah) anggota Dewan Pengawas Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan yang baru saja
dituduh melakukan aksi pelecehan seksual terhadap Tini (bukan nama
sebenarnya) dalam konferensi pers di Hotel Hermitage, Jakarta Pusat,
Minggu, 30 Desember 2018. Tempo/Fajar Pebrianto
Ade menyatakan, tangkapan layar percakapan pesan WhatsApp yang dikirim
kepada Amelia telah menjadi bukti untuk memperkarakan Syafri. Isi pesan
itu lebih-kurang berisi rayuan, desakan untuk menikah, dan ucapan-ucapan
yang dinilai tak pantas. Terkait perlakuan tersebut, Rizky Amelia telah
melaporkan Syafri ke Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Bareskrim
Polri.
Baca juga:
Bantah Memperkosa, Pejabat BPJS: Anak Saya Perempuan
<https://metro.tempo.co/read/1162503/bantah-memperkosa-pejabat-bpjs-tk-ibu-dan-anak-saya-perempuan>
Sebelumnya, kepada wartawan, Syafri mengatakan telah terperangkap dalam
hubungan istimewa bersama Amelia selama dua tahun. Jadi tidak benar jika
dia dituduh memperkosa Amelia. Pengakuan Syafri itu dibenarkan oleh
Ketua DewanBPJS
<https://metro.tempo.co/read/1164163/sifat-pejabat-bpjs-diadukan-eks-sekretaris-kolega-hanya-maklum>Ketenagakerjaan,
Guntur Witjaksana, yang mengatakan koleganya sudah mengakui hubungan
istimewa dengan Amelia.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com