TKN Jokowi Sebut Prabowo Lakukan Manuver Berbahaya
Reporter:
Fikri Arigi
Editor:
Rina Widiastuti
Selasa, 15 Januari 2019 09:36 WIB
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Shadzily saat
menggelar konferensi pers di Posko Cemara, Jakarta pada Rabu, 12
Desember 2018. TEMPO/Dewi NuritaJuru Bicara Tim Kampanye Nasional
Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Shadzily saat menggelar konferensi pers di
Posko Cemara, Jakarta pada Rabu, 12 Desember 2018. TEMPO/Dewi Nurita
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Ace Hasan
Syadzily menyebut calon presiden 02Prabowo
<https://www.tempo.co/tag/prabowo>Subianto telah meragukan netralitas
TNI dan Kepolisian RI dalam pidato kebangsaanya Senin malam, 14 Januari
2019. Menurut dia, hal itu serius dan berbahaya.
*Baca:Kubu Jokowi Sebut Pidato Kebangsaan Prabowo Miskin Gagasan Segar
<https://nasional.tempo.co/read/1164937/kubu-jokowi-sebut-pidato-kebangsaan-prabowo-miskin-gagasan-segar/full&view=ok>*
"Hal ini jelas manuver yang berbahaya bagi jalannya proses demokrasi di
negara kita," ujar Ace dalam keterangan tertulis yang
diterima/Tempo,/Senin 14 Januari.
Dalam pidato kebangsaanya, Prabowo sebagai mantan prajurit TNI, menyebut
aparat perlu berpihak kepada rakyat bukan kepada individu. Ia mengatakan
rakyat lah yang telah memberikan pakaian, pendidikan, bahkan jabatan
yang mereka emban, bukan per orangan.
"Oleh karena itu, rakyat mendambakan kalian melindungi mereka, kalian
milik kita juga, setialah pada bangsa dan negara jangan kepada
individu," kata Prabowo.
*Baca:Prabowo Paparkan Lima Fokus Kerja Jika Terpilih Jadi Presiden
<https://pilpres.tempo.co/read/1164970/prabowo-paparkan-lima-fokus-kerja-jika-terpilih-jadi-presiden>*
Dengan mempertanyakan netralitas TNI dan Polri, Ace menuding langkah
Prabowo itu seolah menegaskan kubu oposisi hendak mendelegitimasi
pemilu. Sebab, menurut Ace, kubu Prabowo sebelumnya juga sempat
mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ace sebelumnya memang sempat menuding kubu Prabowo membuat
pernyataan-pernyataan yang cenderung menyerang KPU, dengan mengatakan
adanya surat suara 7 kontainer yang telah tercoblos, hilangnya pemaparan
visi-misi calon, hingga tudingan bahwa kisi-kisi pertanyaan debat
diajukan oleh kubu Jokowi.
Namun kubu Prabowo menampik, dan mengatakan Ace tidak memiliki sikap
gentleman. Menurut Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Mardani
Ali Sera, tidak ada upaya delegitimasi dari kubunya.
"Semua harus mempunyai gentleman attitude, apa yang kita sudah katakan,
itu yang dikerjakan," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, 8
Januari 2019.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com