Tiongkok Tanam Kapas di Bulan 
https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/160588/tiongkok-tanam-kapas-di-bulan 
 Wed, 16 Jan 2019 - 02:57 WIB 
https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/160588/tiongkok-tanam-kapas-di-bulan# 
MIMPI untuk menumbuhkan tanaman di luar angkasa sebagaimana yang dilakukan Matt 
Damon dalam film The Martian bakal segera terwujud. Bedanya jika dalam film 
yang dirilis tahun 2015 itu tokoh astronot yang diperankan Damon menanam 
kentang di Mars, kini benih tersebut dibawa oleh wahana antariksa Tiongkok 
Chang'e 4 dan ditanam di Bulan. Badan Antariksa Nasional Tiongkok, Selasa 
(15/1) kemarin, mengabarkan bahwa benih sejumlah tanaman yang dibawa wahana 
tersebut kini telah berkecambah.
 Fenomena ini menandai kali pertama materi biologis tumbuh di Bulan, sekaligus 
menjadi langkah penting menuju eksplorasi ruang angkasa jangka panjang. Chang'e 
4 adalah misi pertama yang berhasil mendarat dan menjelajahi sisi jauh Bulan. 
Wahana antariksa itu mendarat pada 3 Januari lalu dengan membawa berbagai 
instrumen untuk menganalisis kondisi geologi kawasan tersebut. Sebelumnya 
sejumlah tanaman telah tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). 
Tapi, ini adalah kali pertama tanaman benar-benar bersemi di Bulan.
 Kemampuan menumbuhkan tanaman di Bulan akan menjadi bagian integral untuk misi 
luar angkasa jangka panjang seperti perjalanan ke planet Mars yang memakan 
waktu hingga dua setengah tahun. Dengan keberhasilkan menumbuhkan tanaman di 
luar angkasa, maka astronot tidak perlu lagi bolak-bali ke Bumi untuk mengambil 
pasokan makanan.
 Biosfer Mini
 Dalam misi ini, Chang'e 4 membawa benih kentang, kapas, selada, serta ulat 
dalam satu wadah tertutup. Diharapkan mereka nantinya akan membentuk biosfer 
mini. Pada Selasa (15/1) kemarin, media pemerintah Tiongkok menyatakan bahwa 
benih kapas yang dibawa Chang'e 4 telah tumbuh menjadi kecambah. Astronom dari 
Observatorium Astronomi Asutralia, Fred Watson, menyambut baik kabar tersebut. 
”Ini menunjukkan bahwa mungkin tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi para 
astronot di masa mendatang untuk mencoba menanam tanaman mereka sendiri di 
Bulan dalam lingkungan yang terkontrol,” kata Watson, Selasa (15/1).
 
 Kantor berita Xinhuamelaporkan, selama perjalanan 20 hari dari Bumi ke Bulan, 
benih tersebut dalam keadaan ”tidak aktif”. Para peneliti menggunakan teknologi 
biologis untuk menonaktifkan benih tersebut. Baru setelah sampai di sisi jauh 
Bulan, pusat kendali Tiongkok mengirim perintah ke wahana antariksa untuk 
menyirami benih tersebut. Saat itulah benih itu mulai aktif dan 
tumbuh.(bbc-mn-44)

Kirim email ke