https://www.antaranews.com/berita/788264/jokowi-dinilai-berusaha-
selesaikan-masalah-ham
Jokowi dinilai berusaha
selesaikan masalah HAM
Rabu, 16 Januari 2019 21:31 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia
tidak akan pernah bubar di depan ribuan massa yang tergabung dalam
kelompok alumni mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang
mendeklarasikan dukungannya terhadap dirinya yang berpasangan dengan
Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2019-2024
di Plaza Tenggara Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (12/1/2019).
(Foto istimewa)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo dinilai telah berusaha
menyelesaikan persoalan Hak Asasi Manusia (HAM), baik secara politik
maupun hukum, termasuk kasus penghilangan paksa aktivis di masa lalu.
Mantan Komisioner Komnas HAM, M Ridha Saleh, di Jakarta, Rabu,
mengatakan pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasiona (RPJMN) secara tegas menyebutkan akan menyelesaikan kasus HAM.
"Saat Presiden (Jokowi) menerima korban di Istana, beliau menyampaikan
akan menindaklanjuti," kata Ridha.
Upaya hukum juga dilakukan pemerintah dengan terus menerus mencari
solusi yang tepat, seperti mengenai hak-hak korban.
"Itu sangat penting. Kita harus mendorong pemerintah agar mencari solusi
yang tepat. Itu salah satu prinsip penghormatan terhadap hak-hak
korban," katanya.
Di luar kasus HAM masa lalu, menurut Ridha, pemerintah juga berupaya
memenuhi hak warga melalui program-program sosial seperti Kartu
Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera.
Kalau melihat visi misi capres-cawapres program perlindungan HAM
pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dinilainya lebih banyak dan lebih detil.
Deputi Direktur Riset ELSAM Wahyudi Djafar menilai visi misi
Jokowi-Ma'ruf Amin terkait HAM lebih detil.
"Isu kelompok rentan masih mengemuka di visi capres nomor urut 01, isu
berkeyakinan, pengarusutamaan HAM, koordinasi penegakan HAM, dan isu
pertanahan," ujar Wahyudi.
Secara keseluruhan visi misi terkait HAM yang diangkat Jokowi-Ma'ruf
Amin masih melanjutkan visi misi periode pertama. Namun, Jokowi tidak
menguraikan apa kendala yang dihadapi sehingga belum optimal
melaksanakan visi misi di periode pertama.
Berbeda dengan pasangan nomor urut 01, visi misi pasangan nomor urut 02
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno awalnya tidak menyinggung HAM. Setelah
perubahan, baru isu HAM masuk visi misi Prabowo-Sandi.
"Itupun respons terhadap persoalan yang dihadapi kelompok pendukung
nomor urut 02, seperti kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul,
isu persamaan di muka hukum, dan hak politik," kata Wahyudi.
*Baca juga: Jokowi berlatih debat pada H-1
<https://www.antaranews.com/berita/788239/jokowi-berlatih-debat-pada-h-1>
Baca juga: Prabowo-Sandi gelar simulasi debat bersama ahli
<https://www.antaranews.com/berita/788249/prabowo-sandi-gelar-simulasi-debat-bersama-ahli>*
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019