Xi Jinping Lakukan Kunjungan Kerja Perdana 2019, Berpesan agar Para
 Perintis Pegang Peluang Historis

http://indonesian.cri.cn/20190117/df731118-9848-a979-e7e8-cee0319f778e.html
2019-01-17 14:30:19

Belum lama yang lalu Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan kunjungan kerja yang pertama kali sejak memasuki Januari 2019 dengan menyempatkan berkunjung ke Area Baru Xiong’an, salah satu daerah tingkat nasional yang dibangun dengan pedoman pembangunan yang serba baru.

Area Baru Xiong’an terletak di Provinsi Hebei, Tiongkok utara. Pembentukan daerah administrasi tersebut adalah untuk menguraikan atau mengatasi fungsi-fungsi yang tidak sesuai dengan kota Beijing sebagai ibu kota Tiongkok, sekaligus untuk menjajaki pola pembangunan yang baru di daerah yang padat penduduk. Sejak pembukaan Sidang Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok ke-18 beberapa tahun yang lalu, Xi Jinping pernah berkali-kali melakukan blusukan ke sejumlah daerah di Beijing, Tianjin dan Provinsi Hebei. Pada Februari 2017, Xi Jinping menyempatkan diri untuk berkunjung ke kabupaten Anxin, Provinsi Hebei dan memimpin temu wicara kerja tentang pembangunan Area Baru Xiong’an. Pada April 2017, pemerintah pusat mengambil keputusan untuk membentuk Area Baru Xiong’an di Provinsi Hebei.

Jalan kereta api jurusan Beijing-Xiong’an adalah jalur transportasi yang menghubungi kota Beijing dan Area Baru Xiong’an. Proyek tersebut akan mulai dikerjakan pada Februari 2019, dan akan dirampungkan pada akhir tahun 2020. Melalui jalan kereta api tersebut, waktu tempuh antara Beijing dan Xiong’an akan dipersingkat dalam setengah jam.

Dengan dipandu teori dan pedoman tentang pembangunan hijau, pembangunan Area Baru Xiong’an akan diawali dengan proyek-proyek pelestarian ekosistem dan pembenahan lingkungan. Hingga saat ini sudah tertanam hutan di area yang luas.



 Li Keqiang: Pembangkitan Kedinamisan Pasar Merupakan Penopangan
 Penting terhadap Tekanan Depresi

http://indonesian.cri.cn/20190117/9524259b-200b-f89c-8d9d-3a134deeec23.html
2019-01-17 13:12:36

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang hari Selasa (15/1) memimpin temu wicara untuk mendengarkan usul dan pendapat para pakar dan sarjana serta tokoh-tokoh kalangan perusahaan terhadap naskah laporan kerja pemerintah.

Li Keqiang mengatakan, tekanan depresi ekonomi tahun ini bertambah besar dan harus diadakan persiapan untuk menanggapi kesulitan. Harus dipercepat peralihan pola pembangunan, terus diinovasi dan disempurnakan pengontrolan makro, diterapkan dengan baik metode kebijakan makro, dengan efektif dilenyapkan dampak ketidak-pastian lingkungan ekstern, diperdalam reformasi dan keterbukaan dalam rangka memelihara operasi ekonomi dalam lingkup rasional dan mendorong pembangunan yang bermutu.

Li Keqiang mengatakan, pembangkitan kedinamisan pasar merupakan penopangan penting untuk menanggapi tekanan depresi dan juga arah penting dalam reformasi. Harus dibentuk iklim bisnis yang longgar dan adil, mendengarkan himbauan pasar sebagai induknya, mendorong reformasi dan membantu perusahaan milik swasta dan perusahaan mikro dan kecil mengatasi kesulitan, menerapkan dengan baik pengurangan dan penghapusan pajak yang universal dan structural, mendorong penyelesaian kesulitan pendanaan agar pasar menjadi lebih katif. Harus didorong dengan sekuat tenaga perluasan lapangan kerja. Harus dengan menguasai peluang secara rasional menambah investasi efektif di bidang jasa umum dan insfrastruktur, menggairahkan diperluasnya konsumsi di dalam negeri dan menambah tenaga pendorong inheren.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke