*Astagafirullah! Luar biasa kemajuan pertanian, sampai harus impor gula,
bawang dan beras. Semoga lebih sukses sesudah Pemilu, agar rakyat tidak
keliru.*


https://www.merdeka.com/uang/mentan-amran-capaian-pertanian-di-era-jokowi-lompati-12-negara.html


*Mentan Amran: Capaian Pertanian di Era Jokowi Lompati 12 Negara*

Kamis, 24 Januari 2019 21:18Reporter : Radeva Pragia Bempah.
<https://www.merdeka.com/reporter/radeva-pragia-bempah/>

   -


[image: Mentan Amran: Capaian Pertanian di Era Jokowi Lompati 12 Negara]*Amran
Sulaiman. ©2014 merdeka.com/arie <http://merdeka.com/arie> basuki*

*Merdeka.com - *Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyebut bahwa Indonesia
akan menjadi lumbung pangan dunia pada 2045. Sebab, inflasi pangan
Indonesia yang turun selama Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.


BERITA TERKAIT

   -

   BPKH Target 700.000 Calon Jemaah Haji Baru di 2019 dan Raup Dana Rp 121 T
   
<https://www.merdeka.com/uang/bpkh-target-700000-calon-jemaah-haji-baru-di-2019-dan-raup-dana-rp-121-t.html>
   -

   Sejak 2014, Pengajuan KPR Segmen ini Oleh Generasi Milenial Terus Catat
   Peningkatan
   
<https://www.merdeka.com/uang/sejak-2014-pengajuan-kpr-generasi-milenial-segmen-ini-terus-catatkan-peningkatan.html>
   -

   Jemaah Haji 2018 Terbesar Dalam 5 Tahun, BPKH Raup Dana Kelolaan Capai
   Rp 113 T
   
<https://www.merdeka.com/uang/jemaah-haji-2018-terbesar-dalam-5-tahun-bpkh-raup-dana-kelolaan-capai-rp-113-t.html>




"Pencapaian luar biasa empat tahun ini soal pangan negara kita, melompati
12 negara besar seperti negara Jerman, China, dan negara besar lainya,"
kata Amran seperti ditulis Antara Bogor, Kamis (24/1).

Belum lagi Produk Domestik Bruto (PDB) Pertanian terus mengalami kenaikan
sejak 2013 sebesar Rp 900 triliun hingga 2018 menjadi Rp 1.460 triliun.

Menurut Amran, lompatan PDB Pertanian merupakan suatu capaian luar biasa
dan sudah divalidasi dan ditandatangani oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Pecapaian ini tentu di bawah Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla selama
empat tahun atas kerja sama yang terlibat dalam mendukung kerja Kementerian
Pertanian membangun Indonesia cukup menggembirakan.

"Kenaikan PDB Pertanian ini, Indonesia menduduki peringkat kelima di dunia
dari 222 negara. Ini hasil kerja kita semua dan tidak mudah capaian yang
kita dapat, kalau diakumulasi capai Rp130 triliun separuh dari APBN kita,"
jelas Amran.

Dia mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam juga soal mafia yang
merugikan para petani di negeri ini, mereka yang bermain di sektor
pertanian.

Amran menyebutkan ada 782 kasus ditangani yang sudah diproses hukum di
pengadilan. Kasus paling miris adalah mafia yang memainkan pupuk yaitu
memberikan pupuk palsu untuk para petani sehingga petani merugi.

"Dari data masuk ke kami yang dipenjara ada 409 orang, itu tidak mudah dan
bukan pekerjaan kecil," kata dia.

Kementerian Pertanian pun telah mengantisipasi gagal panen yang disebabkan
bencana alam seperti banjir dan kekeringan dengan memberikan program
asuransi kepada para petani.

Jadi, kata dia, para petani yang sudah mengasuransikan lahan pertanian
terkena bencana alam banjir dan kekeringan bisa digantikan kerugiannya
karena Kementerian Pertanian menyediakan 1 juta hektare lahan per tahun.

"Sudah terserap 80-90 persen, mungkin sekarang sudah mencapai 100 persen.
Kalau untuk pancaroba kita sudah antisipasi," kata Amran. *[idr]*

Kirim email ke