https://metro.tempo.co/read/1167743/dua-staf-pribadi-maju-caleg-janji-usung-nilai-ahok-apa-itu/full&view=ok


 Dua Staf Pribadi Maju Caleg Janji Usung Nilai


 Ahok, Apa Itu?

Reporter:


       Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:


       Zacharias Wuragil

Rabu, 23 Januari 2019 05:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima puluhan warga Jakarta yang mengadu berbagai persoalan di Balai Kota, 17 April 2017. Tempo/Avit Hidayat <https://statik.tempo.co/data/2017/04/17/id_599419/599419_620.jpg>

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima puluhan warga Jakarta yang mengadu berbagai persoalan di Balai Kota, 17 April 2017. Tempo/Avit Hidayat

*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Dua tahun menjadi staf ahli hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok <https://metro.tempo.co/read/1167569/siarkan-ahok-bebas-subscriber-akun-panggil-saya-btp-bertambah> saat menjadi Gubernur DKI Jakarta digunakan Rian Ernest menjadi bekalnya terjun ke partai dan dunia politik. Rian kini terdaftar sebagai caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Pemilihan 1 di DKI Jakarta.

Baca:
Ahok Bebas, Mantan Rekan Kerja Ingin Bertemu <https://metro.tempo.co/read/1167587/ahok-bebas-mantan-rekan-kerja-ingin-bertemu>

Menurut Rian, banyak nilai yang perlu diteladani dari Ahok atau yang kini memilih disapa BTP. Nilai-nilai tersebut sangat baik dan diperlukan dalam iklim politik Indonesia hari ini.

“Tentu nilai BTP yakni Bersih Transparan Profesional. Saya dan teman-teman di PSI akan melanjutkan nilai ini," katanya Sabtu, 19 Januari 2019.

Staf lainnya yang menjadi caleg adalah Ima Mahdiah yang hingga kini masih aktif sebagai staf pribadi BTP alias Ahok. Imadya, sapaan Ima Mahdiah, mendaftar dari PDIP untuk Daerah Pemilihan 10 Jakarta.

Baca:
Lusa Ahok Bebas, Polisi: Tak Ada Pengamanan Khusus, Biasa Saja <https://metro.tempo.co/read/1167566/lusa-ahok-bebas-polisi-tak-ada-pengamanan-khusus-biasa-saja>

Pilihannya menempuh jalur politik, kata Imadya, ingin mengevaluasi program andalan Ahok selama menjadi gubernur. Saat ini program atau kebijakan itu dinilainya sudah kendor dan berdampak kepada masyarakat.

"Contohnya pengaduan masyarakat sudah nggak jalan,” kata perempuan berusia 28 tahun tersebut.

Staf Pribadi Basuki Tjahaja Purnama alias AhokIma Mahdiah, yang menjadi Caleg Dapil 10 DKI dari PDIP. Instagram

Warga DKI disebutnya sudah tidak mempunyai saluran informasi untuk menyampaikan keluhannya. Ini mendorongnya untuk hadir menampung aspirasi dari publik. “(Selain itu) pembentukan rancangan-rancangan yang beliau (Ahok) pengen mau saya perjuangankan,” kata Imadya.

Baca:
Ahok Diharap Kembali Terlibat di Politik dan Pelayanan Publik <https://metro.tempo.co/read/1167488/ahok-diharap-kembali-terlibat-di-politik-dan-pelayanan-publik>

Sepanjang masa pemerintahannya sebagai Gubernur Jakarta, Ahok <https://www.tempo.co/tag/ahok> dikenal sebagai pemimpin yang bicara blak-blakan, keras namun tegas dan transparan. Dia di antaranya melambungkan gaji atau tunjangan pegawai namun tak sungkan memberi sanksi jika ada yang ditemukannya tak berkinerja baik.

------------------------------------------------------------------------







Kirim email ke