Menguntungkan bisa lebih baik berkomunikasi dengan dunia luar dan membaca litaratur berbahasa Inggris. NTT dekat bertetangga Australia yang berbahasa Inggris.
Apakah ada juga daerah yang mau menetapkan hari istimewa sebagai hari berbahasa Arab? Sangat menguntungkan bagi para jemah haji dan umroh bisa dapat bersantai-santai dengan mereka yang berbahasa Arab di tanah suci dan dalam kehidupan sehari-hari, jadi tidak hanya bisa bilang assalamailkum wabarakatu dan Allahu Akbar, sukran atau ente habibi etc. Bisa lebih leluasa bergerak di tanah Arab. https://www.antaranews.com/berita/792746/ntt-tetapkan-hari-rabu-sebagai-hari-berbahasa-inggris NTT tetapkan hari Rabu sebagai hari berbahasa Inggris Selasa, 29 Januari 2019 17:17 WIB Selasa, 29 J[image: NTT tetapkan hari Rabu sebagai hari berbahasa Inggris] Arsip Foto. Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (tengah) disaksikan Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari berjabatan tangan dengan Direktur Hivos Regional Asia Tenggara Biranchi Upadhyaya saat membuka kegiatan "Learning Event : Sumba Iconic Island" di Kupang, NTT, Selasa (27/11/2018).(Antara Foto/Kornelis Kaha) Kupang (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan hari Rabu sebagai hari berbahasa Inggris bagi seluruh perangkat daerah, aparatur sipil negara dan warga Desa Wisata. Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius A Jelamu kepada wartawan di Kupang, Selasa, mengatakan penetapan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 56 tahun 2018 tentang Hari Berbahasa Inggris. "Pak Gubernur sudah menandatangani Pergub itu untuk selanjutnya mulai diberlakukan," katanya. "Pergub ini berlaku bagi seluruh masyarakat NTT, khususnya daerah yang masuk dalam desa wisata, serta bagi ASN dan perangkat daerah di NTT," Marius menambahkan. Ia mengatakan mereka yang melanggar peraturan tentang hari berbahasa Inggris akan dikenai sanksi. Bagi aparatur sipil negara (ASN), menurut dia, sanksinya bisa berupa teguran lisan dan tertulis atau kewajiban mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya sendiri. "ASN yang tidak mengikuti aturan itu harus mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya sendiri," katanya. Ia menjelaskan Gubernur NTT Viktor B Laiskodat menetapkan ketentuan itu mengingat provinsi NTT sedang mengembangkan sektor pariwisata. Menurut Peraturan Gubernur itu, Bupati/Wali Kota bertugas mensosialisasikan peraturan mengenai hari berbahasa Inggris bagi ASN dan masyarakat, khususnya di desa-desa wisata, serta mengawasi penerapannya. Baca juga: Gubernur NTT sebut Menteri LHK setuju penutupan sementara Pulau Komodo <https://www.antaranews.com/berita/790247/gubernur-ntt-sebut-menteri-lhk-setuju-penutupan-sementara-pulau-komodo> Pewarta: Kornelis Kaha Editor: Maryati COPYRIGHT © ANTARA 2019
