https://seword.com/politik/rizieq-shihab-makin-ngenes-dibantah-habaib-dan-ulama-disengat-gerindra
kini-diusir-dari-pbb-LZEVYbcfq
Rizieq Shihab Makin Ngenes! Dibantah Habaib dan Ulama,
Disengat Gerindra, Kini Diusir dari PBB
Ahmad Maulana S . 2 hours ago . 4 min read . 0
Rizieq Shihab Makin Ngenes! Dibantah Habaib dan Ulama, Disengat
Gerindra, Kini Diusir dari PBB
* Politik <https://seword.com/category/politik>
*
*
*
*
Jangan pernah meremehkan kebenaran. Karena ketika kebenaran mulai
terkuak, hasilnya amatlah menyakitkan. Terutama bagi mereka-mereka yang
gemar mempermainkannya sekehendak hati sendiri juga demi kepentingan
pihaknya semata.
Dan kebenaran itulah sepertinya yang kini tengah mengerubut Rizieq
Shihab buah segala keteledorannya dalam menjaga fikrah serta khittah.
Pada artikel sebelumnya telah diulas dengan jelas, betapa begitu
banyaknya Habaib serta ulama berduyun-duyun berbalik mendukung Jokowi,
dengan alasan yang benar-benar sesuai dengan kriteria agama karena jauh
lebih unggul dari sisi akhlak, ibadah serta ilmu. Dan bukannya sekedar
akal-akalan berlabel agama ala Ijtimak Ulama II yang ujung-ujungnya
hanya demi menyelamatkan kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia, yang
itupun hingga kini poin pakta integritasnya terus dilanggar satu demi
satu oleh Prabowo yang katanya menghormati ulama itu.
https://seword.com/politik/doa-umat-terkabul-prabowo-akhirnya-digembosi-rizieq-shihab-ulama-212-hijrah-aplause-jokowi-0SKRPOFXh
Berlanjut Wakil Ketua Dewan Pembina yang merupakan adik Prabowo
menafikan Front bentukan Rizieq Shihab tersebut, yang diduga kuat hanya
demi mencari selamat sendiri karena partainya kerap dikait-kaitkan
dengan ormas radikal –termasuk FPI da HTI- yang dapat berpotensi
merugikan nama partai.
https://seword.com/politik/makin-panas-prabowo-digembosi-rizieq-shihab-hashim-sebut-fpihti-ngemis-ke-prabowo-4mQ_i6QxP
Kejadian yang paling terkini bahkan jauh lebih menyakitkan lagi bagi
Rizieq Shihab, karena FPI diusir dari PBB yang tadinya hendak dijadikan
batu loncatan menuju jabatan bergengsi di pemerintahan.
Dilansir dari CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB)
Yusril Ihza Mahendra meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam
(FPI) agar mundur sebagai pengurus dan caleg. Perintah itu dilontarkan
untuk menanggapi maklumat Rizieq Shihab.
Sebelumnya, Imam FPI Rizieq Shihab memerintahkan seluruh anggota dan
simpatisan FPI agar mundur sebagai pengurus dan caleg PBB.
"Saya menjawab tegas, saya minta semua anggota FPI yang menjadi pengurus
dan caleg PBB agar keluar meninggalkan PBB," ucap Yusril saat dihubungi
CNNIndonesia.com, Kamis (31/1).
Yusril mengatakan apa yang diucapkan Rizieq adalah maklumat, bukan
sekadar imbauan. Karenanya, dia pun menanggapi dengan tegas yakni dengan
meminta seluruh anggota FPI agar keluar dari kepengurusan PBB.
Kata Yusril, PBB tidak akan terpengaruh jika seluruh anggota FPI mundur
dari kepengurusan dan caleg. Dia yakin PBB akan tetap kuat.
Terlebih, lanjutnya, dulu pernah ada caleg dari FPI melalui PBB pada
Pemilu 2009 dan 2014. Namun, tetap saja, PBB tidak lolos ambang batas
parlemen sehingga tidak bisa mendapat kursi DPR.
"Saya tidak khawatir PBB akan kehilangan dukungan karena anggota-anggota
FPI keluar dari PBB," tutur Yusril.
Yusril juga menyebut partainya tidak bisa didikte oleh Rizieq Shihab.
Menurut dia, lebih baik Rizieq benar-benar membentuk partai sendiri
seusai maklumat yang dikeluarkan daripada mengusik eksistensi PBB dari
dalam.
Dalam maklumatnya, Rizieq juga meminta agar anggota FPI mendukung partai
Islam lain atau membentuk partai perlawanan.
"Kita lihat saja nanti, mampu tidak Habib Rizieq bikin partai, jangan
hanya omong kosong saja.
Yusril juga menegaskan bahwa Rizieq Shihab tidak bisa macam-macam
terhadap partainya. Dia menegaskan PBB adalah partai berdaulat.
"PBB adalah partai yang berdaulat, tidak bisa didikte orang lain,
termasuk Habib Rizieq," kata Yusril Kamis (31/1).
Yusril mengatakan tidak ada masalah jika anggota FPI mengundurkan diri.
Baik sebagai pengurus maupun sebagai caleg yang akan bertarung di Pemilu
2019.
Yusril menjelaskan sudah ada anggota FPI yang menjadi caleg PBB pada
pemilu 2009 dan 2014 lalu. Namun, tidak meningkatkan suara PBB secara
signifikan. Bahkan, PBB pun gagal memenuhi ambang batas parlemen atau
tidak masuk di DPR.
"Jadi kalau sekarang mereka keluar, pengaruhnya juga tidak akan terasa,"
ujar Yusril.
"Kita lihat saja hasil pemilu 2019," ujarnya.
Sepertinya Rizieq Shihab lupa bahwa zaman telah berubah masa telah
berganti. Umat Islam hari ini tentu saja memiliki kecerdasan beragama
yang jauh lebih tinggi dibandingkan era taklid buta masa analog dulu.
Meski Rizieq terus ngotot hingga berbuih-buih menyeru bahwa Prabowo
capres paling ideal pilihan ulama berdasarkan kriteria yang amat agamis,
tetap saja percuma, karena kebenaran memang tak akan pernah bisa dibungkam.
Umat hari ini telah menjadi sangat paham seperti apa capres paling ideal
berdasarkan kriteria agama yang sebenarnya, yang bukan dipaksakan oleh
segelintir oknum yang mengaku-ngaku sebagai ulama yang jeri efek
digebrak meja atau berdasarkan khilaf kardus semata.
Dan umat hari ini telah menjadi semakin paham, bahwa capres paling ideal
tersebut adalah Jokowi, baik berdasarkan kriteria agama maupun juga
kriteria-kriteria yang lainnya, yang memang telah terbukti, teruji serta
diakui bukan oleh lokal Indonesia saja.
Sementara Prabowo?
Bahkan untuk berwudu saja salah, menjadi imam shalat tak sanggup,
membaca rasio utang negara tak mampu serta banyak lagi yang lainnya,
benar-benar masihkah layak dianggap sebagai capres ideal, dari versi
apapun juga?
Dan kebenaran itulah yang kemudian menyeruak ke permukaan, hingga umat
ari ini menjadi paham, bahwa Rizieq Shihab sejatinya hanyalah
memanfaatkan agama, hanya untuk kepentingan diri sendiri dan kelompoknya
saja, dan bukannya demi kepentingan bangsa, negara, rakyat, apalagi umat.
Maka nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang ingin engkau dustakan?
Gambar: Gramedia Digital.
------------------------------------------------------------------------
Ahmad Maulana S <https://seword.com/author/ahmaulanas18>
Ahmad Maulana S
Just me