Disebut surat itu 2 minggu sebelum Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin, setelah itu 
rasanya kok tidak ada endorsement langsung pd level presidency. Waktu menyebut 
jangan golput juga endorsement-nya level legislatif. Saya kira memang sebaiknya 
tdk mengeluarkan endorsement dan secepatnya keluar negeri balik setelah pilpres 
selesai atau sekalian tdk balik dlm jangka waktu lama.
kutipan:Sekitar dua pekan usai surat tersebut, Jokowi akhirnya mendeklarasikan 
diri sebagai capres dengan menggandeng Ketum MUI KH Ma'ruf Amin sebagai 
cawapresnya. Isu Ahok tidak mendukung Jokowi pun beredar mengingat Ma'ruf 
pernah meneken fatwa tentang Ahok sebagai penista agama di Pilgub DKI 2017.


---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

Ini berita sudah setengah tahun yang lalu. Tidak tahu kenyataan 
sekarang.https://news.detik.com/berita/4163209/dukungan-total-ahok-ke-jokowi

Senin 13 Agustus 2018, 07:09 WIB


Dukungan Total Ahok ke Jokowi
Andhika Prasetia - detikNewsShare 0TweetShare 0336 komentarJokowi dan Ahok. 
(Foto: Grandyos Zafna)Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus memantau 
dinamika Pilpres 2019. Melalui surat, Ahok menyampaikan dukungannya kepada Joko 
Widodo(Jokowi).

Dukungan Ahok--yang pernah menjadi wagub DKI mendampingi Jokowi--disampaikan 
lewat foto secarik kertas yang beredar di media sosial. Ucapan itu disampaikan 
ke GKJO.


| Foto: Surat Ahok agar Gojo perjuangkan Jokowi 2 Periode (dok. istimewa) |


Adik Ahok, Fifi Lety, membenarkan bahwa foto tulisan tangan itu adalah tulisan 
tangan kakaknya. Namun Fifi tak menjelaskan detail siapa pembesuk Ahok yang 
mendapatkan pesan tersebut.


| Baca juga: Cara Ahok Berjuang untuk Jokowi |


"Iya benar dari Bapak," kata Fifi ketika dimintai konfirmasi detikcom, Rabu 
(25/7).

Sekitar dua pekan usai surat tersebut, Jokowi akhirnya mendeklarasikan diri 
sebagai capres dengan menggandeng Ketum MUI KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya. 
Isu Ahok tidak mendukung Jokowi pun beredar mengingat Ma'ruf pernah meneken 
fatwa tentang Ahok sebagai penista agama di Pilgub DKI 2017.

Namun menurut Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Ahok sama sekali tidak 
marah. Ahok mendukung sepenuhnya Jokowi-Ma'ruf dan ingin menjadi timses seusai 
bebas dari penjara.

"Ada yang bilang Pak Ahok marah katanya. Kemarin Ahok tulis surat ke saya, 
bilang, 'Saya senang, Pak. Kalau saya keluar dari penjara, saya pengin juga 
ikut kampanye nanti di tim pemenangan'," ujar Luhut di acara deklarasi dukungan 
pada Jokowi-Ma'ruf oleh purnawirawan TNI di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, 
Minggu (12/8).


| Baca juga: Luhut: Seribu Persen Ahok Tak Marah Jokowi Pilih Ma'ruf Amin |


Luhut memastikan Ahok 1.000 persen tidak marah dan mendukung Jokowi-Ma'ruf. 
Luhut juga menyampaikan, berdasarkan informasi yang didapat dari seorang kawan, 
Ahok juga berpesan kepada para generasi muda untuk tetap mendukung 
Jokowi-Ma'ruf.


| Baca juga: Masa Lalu Ahok-Ma'ruf Amin: dari Persidangan Hingga Pilpres 2019 |


"Jadi nggak ada. Jadi untuk ahokers-ahokersnya saya pikir kemarin malah si 
Amelia dan Singgih itu juga sudah bertemu dengan Pak Ahok, mereka mengatakan, 
'Saya mendukung Kiai Ma'ruf Amin'," ungkapnya. 

"Saya pastikan seribu persen dia (Ahok) tidak marah," imbuh Luhut.


Simak Juga 'Usai Keluar Penjara, Ahok Kampanyekan Jokowi':




Kirim email ke