*Menurut  pakar-pakar Ilmu Surgawi dikatakan bahwa:”manusia merencanakan
dan Allah menentukan”, jadi kalau instruksi tidak dikabulkan dengan restu
dari surga, maka instruksi siapapun tidak ada berjalan. Bencana alam
biasanya ditafsirkan oleh ahli-ahli ilmu surgawi sebagai cobaan Illahi.
Kapan selesai percobaanNya tidak ada yang mengetahui.*

https://nahli
asional.kompas.com/read/2019/02/02/11571911/rawan-bencana-jokowi-instruksikan-tata-ruang-se-indonesia-dibenahi
<https://nasional.kompas.com/read/2019/02/02/11571911/rawan-bencana-jokowi-instruksikan-tata-ruang-se-indonesia-dibenahi>




*Rawan Bencana, Jokowi Instruksikan Tata Ruang se-Indonesia Dibenahi *


FABIAN JANUARIUS KUWADO Kompas.com - 02/02/2019, 11:57 WIB Presiden Joko
Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers usai menghadiri acara
Silaturahmi Nasional (Silatnas) Keluarga Besar Pengemudi Online di Jakarta
International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).(KOMPAS.com/MURTI
ALI LINGGA ) SURABAYA,



KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menegaskan, tata ruang di
seluruh Indonesia harus memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana. Hal
itu diungkapkan Presiden ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional 2019
Penanggulangan Bencana di Jatim Expo, Kota Surabaya, Sabtu (2/2/2019) pagi.
"Setiap pembangunan ke depannya, harus dilandaskan kepada  aspek-aspek
pengurangan risiko bencana," ujar Jokowi dalam pidatonya. "Ini tentu
berkaitan dengan perencanaan pembangunan di daerah.


Berkaitannya dengan bupati, wali kota, gubernur dan Bappeda. Ini harus
mulai kita sadari," lanjut dia. Baca juga: Pukul Kentongan, Jokowi Buka
Rakornas Penanggulangan Bencana Kepala daerah  bersama-sama  Bappeda harus
mulai mengerti betul mana daerah yang rawan bencana alam dan mana yang
dapat ditempati manusia.


Pakar serta ahli  kebencanaan juga mesti dilibatkan di dalam perencanaan
tersebut. Jokowi meminta pemerintah daerah juga harus tegas terhadap daerah
mana yang rawan bencana sehingga tidak boleh ditinggali manusia dan mana
daerah yang aman


.. "Rakyat harus betul-betul dilarang masuk ke ruang-ruang yang ditandai
merah ya. Mereka harus patuh kepada tata ruang yang ditentukan," ujar
Jokowi. Baca juga: Ini Kegiatan Jokowi di Jawa Timur Hari Ini...
Perencanaan tata ruang  sangat penting dilaksanakan.

Pasalnya, pada dasarnya peta daerah rawan bencana di seluruh Tanah Air
sudah ada. Tinggal memedomaninya saja. "Bencana juga selalu berulang-ulang
kok. Tempatnya juga di situ-situ saja. Di NTB, tahun 1978 pernah ada. Di
Palu tahun 1978 atau 1979 juga ada di situ. Jadi siklusnya ketahuan," ujar
dia.

"Rawan Bencana, Jokowi Instruksikan Tata Ruang s
Penulis : Fabian Januarius Kuwado
Editor : Aprillia Ika

Kirim email ke