*Mengapa merreka nyalahin kita? Apakah kita tidak bisa menyalahkan diri
sendir, karena kerusakan hutan dan tanah ulayat dirampas untuk kelapa
sawit?*


https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/04/02/2019/soal-kelapa-sawit-darmin-orang-eropa-kerjanya-selalu-nyalahin-kita



Soal kelapa Sawit, Darmin: Orang Eropa Kerjanya Selalu Nyalahin Kita

*BISNIS* <https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis>

 04 Februari 2019, 16:35:24 WIB

Menko Perekonomian Darmin Nasution (Istimewa)

Share this

*JawaPos.com -* Indonesia mendapat kampanye buruk dari Uni Eropa terkait
komoditas kelapa sawitnya. Pemerintah pun terus memutar otak agar hasil
produksi komoditas perkebunan ini bisa diekspor dengan menciptakan pasar
baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan,
komoditas kelapa sawit dianggap penting bagi Indonesia. Sebab, di antara
subsektor perkebunan dan hortikultura, kontribusi kelapa sawit paling besar
dalam mendukung perekonomian Indonesia.

"Jadi buat kita melihat kelapa sawit penting dan studi ini adalah upaya
dari pihak independen berusaha seimbang. Itu penting karena menemukan orang
Eropa yang kerjanya cuman menyalah-nyalahkan kita mulu dan diskriminatif,"
ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin
(4/2).

"Walaupun di pihak lain kita sendiri Indonesia melihat pengembangan kelapa
sawit, tentu kita tidak ingin mempermasalahkan," sambungnya.

Darmin optimis, pemerintah bisa mengembangka industri hilir dari komoditas
kelapa sawit. Nantinya, hasil produksi tersebut akan digunakan untuk di
ekspor maupun dimanfaatkan dengan berbagai produk olahan.

"Kita bisa membatasi sekali ekspor CPO kita. Kita ekspornya selalu atau
nanti dalam bentuk produk turunan atau biodiesel. Jadi itu ke depan,"
tuturnya.

Sekedar informasi, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki)
menyatakan volume ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO)
dan turunannya sepanjang tahun 2018 mencapai 32,02 juta ton, naik tipis 3,1
persen dari realisasi 2017 sebesar 31,05 juta ton.

Sementara itu, ekspor sawit CPO sebagai bahan baku pada tahun lalu
berkontribusi sebesar 22 persen, oleochemical 3 persen, biodiesel 1 persen.
Sehingga, ekspor 74 persen lainnya dalam bentuk minyak kelapa sawit olahan.

Adapun ekspor minyak sawit Indonesia pada 2018 juga masih berasal dari tiga
negara utama, yakni India 6,71 juta ton, Uni Eropa 4,78 juta ton, Tiongkok
4,41 juta ton. Sedangkan ekspor ke Amerika Serikat (AS) hanya sebesar 1,21
juta ton, serta kumpulan negara nontradisional sebesar 6,44 juta ton.

Kirim email ke