Lha, ya, dirangkul. Tidak dikafir-kafirkan....... Pada tanggal Sel, 5 Feb 2019 pukul 00.32 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
> > > *https://internasional.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/19/02/05/pmez7o383-imam-besar-alazhar-minta-muslim-rangkul-umat-kristiani > <https://internasional.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/19/02/05/pmez7o383-imam-besar-alazhar-minta-muslim-rangkul-umat-kristiani>* > > Imam Besar Al-Azhar Minta Muslim Rangkul Umat Kristiani > > Selasa 05 Feb 2019 02:30 WIB > > Red: Nidia Zuray > [image: Paus Fransiskus (kanan) menyalami Imam Besar masjid Al Azhar Al > Sharif, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (3/2/2019).] > > Paus Fransiskus (kanan) menyalami Imam Besar masjid Al Azhar Al Sharif, di > Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (3/2/2019). > Foto: Antara/Ryan Carter > *Syekh al-Tayeb juga meminta umat Islam di negara Barat menghormati hukum > setempat* > > REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Imam Besar Masjid sekaligus Universitas > Al-Azhar di Mesir, Syekh Ahmed al-Tayeb, meminta umat Islam di Timur Tengah > agar merangkul komunitas Kristen setempat. Hal tersebut ia sampaikan saat > berpidato dalam sebuah acara yang disiarkan melalui televisi di Ibu Kota > Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, Senin (4/2). > > Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Paus Fransiskus. "Terus rangkul > saudara Anda warga Kristen di manapun berada, karena mereka adalah mitra > kita di negara ini," kata Imam Besar Al-Azhar dalam pidatonya. > > Kemudian ia menyapa kepada umat Kristiani. "Anda bagian dari negara ini. > Anda warga negara bukan minoritas. Anda adalah warga negara yang memiliki > hak dan tanggung jawab yang penuh," ujar Syekh Ahmed al-Tayeb. > > Syekh Tayeb juga meminta umat Islam di negara Barat untuk berbaur dengan > negara yang menjadi tuan rumah mereka dan menghormati hukum setempat. > > Mesir mengandalkan ulama-ulama Al Azhar dalam pertempurannya memerangi > kalangan penganut garis keras Islam. Al-Azhar menjadi tuan rumah bagi Paus > Fransiskus pada 2017 untuk memperbaiki hubungan antara umat Islam dan umat > Katolik. > > >
