https://www.eramuslim.com/berita/nasional/relawan-konyol-sekali-isu-propaganda-rusia-dilempar-jokowi-dari-meme-yang-viral.htm


Jum'at, 1 Jumadil Akhir 1440 H / 8 Februari 2019
*Relawan: Konyol Sekali, Isu Propaganda Rusia Dilempar Jokowi dari Meme
yang Viral*

zahid – Kamis, 30 Jumadil Awwal 1440 H / 7 Februari 2019 17:30 WIB

Eramuslim – Kubu pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berkeyakinan calon
presiden nomor urut 01, Jokowi tidak punya bukti pernyataannya soal
konsultan asing dan propaganda Rusia.


“Saya menantang Pak Jokowi beserta timnya untuk membuktikan pernyataan
tentang propaganda Rusia. Ini Pilpres harus bermutu, bukan dengan cara
menyerang yang tidak mendasar,” ujar Sekjen Relawan Prabowo Sandi Digital
Team (PRIDE), Taufik Hidayat di Jakarta, Kamis (7/2).


Taufik menyayangkan Jokowi begitu mudah mempercayai kabar hoax hanya
berdasarkan meme yang viral tentang beberapa nama asing yang membantu
pemenangan pasangan calon 01.


Dalam poster tersebut terdapat nama Anthony Leong yang juga koordinator
PRIDE. Sementara Anthony Leong merupakan lulusan Lemhanas.

“Seorang calon presiden yang juga Presiden Republik Indonesia percaya
berita hoax dan menyampaikan kepada publik tanpa dasar dan fakta. Konyol
sekali dan memalukan negara dengan membawa negara asing Rusia,” kritiknya.


“Kami melihat Pak Jokowi hanya menyebut poster yang viral itu,” terangnya.

Istilah propaganda Rusia diucapkan Jokowi saat bertemu relawan di
Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2).


Jokowi tidak merinci siapa pihak yang dimaksud. Dia hanya mengatakan bahwa
konsultan asing itu menggunakan propaganda ala Rusia di Pilpres 2019.

Propaganda Rusia itu sendiri, menurut Jokowi, yakni menyebarkan kebohongan
sehingga membuat masyarakat menjadi ragu.


“Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu
ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak,
membuat rakyat takut, enggak peduli,” kata Jokowi saat itu.


Pidato ‘propaganda Rusia’ itu pun menuai protes, salah satunya dari
Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia. Mereka menegaskan Rusia tidak dalam
posisi mencampuri politik dalam negeri Indonesia.

“Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas,” cuit Kedubes
Rusia untuk Indonesia melalui akun Twitter resmi mereka, Senin (4/2) lalu. (
rmol
<https://politik.rmol.co/read/2019/02/07/377731/Relawan:-Konyol-Sekali,-Isu-Propaganda-Rusia-Dilempar-Jokowi-Dari-Meme-Yang-Viral->
)

Kirim email ke