Kamis,29 Nov 2018 20:34 WIB Lapor Progres35.000 MW, ESDM: 8% Sudah Menyala
AchmadDwi Afriyadi – detikFinance Jakarta- Komisi VII DPR menggelar rapat bersama Direktur Jenderal KetenagalistrikanAndy Noorsaman Sommeng dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, Kamis(29/11/2018). Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.30 ini berakhir pada 19.00WIB. Usai rapat, Andy hanya mengatakan, rapat ini membahas progres proyek 35.000megawatt (MW)."Rapat, masalah hanya untuk mengevaluasi kemajuanprogram listrik 35.000 MW," kata Andy di DPR, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Andy menjelaskan dari program 35.000 MW, pembangkityang telah beroperasi atau sudah mengalirkan listrik sekitar 7 hingga 8%.Sementara, dalam tahap konstruksi sebesar 52%. "Kan ada yang di perencanaan, ada pengadaan, ada pembangunan, konstruksi,ada yang masuk COD (commercial operation date) artinya sudah menyala. Yangsudah sampai Oktober mendekati 7-8% yang sudah menyala, karena pembangunanlebih cepat, apa itu? Pembangkit listrik tenaga gas itu bisa 8-9 bulan sampai10 bulan, satu tahun selesai," terang Andy. Diamenambahkan pembangkit yang rampung hingga akhir 2019 berkapasitas sekitar15.000 hingga 17.000 MW, sebab untuk saat ini konstruksi sudah mencapai 52%. "Jadi akhir tahun 2019 diharapkan 15.000 sampai 17.000 MW nyalasemua," paparnya. Lantas,bagaimana sisanya? Andy mengatakan, program 35.000 MW tidak ditunda, hanyamenyesuaikan konsumsi listrik masyarakat. "Itu bukan diundur, itu penyesuaian supply demand, neracanya. Kalau memangdemand masih rendah, kalau dipercepat kan PLN ngebakar bahan bakar,menghasilkan listrik tapi nggak ada yang beli. Neraca supply demand yang kitalihat," tutur mantan Kepala BPH Migas itu. (hns/hns)
