*Sekalipun karena keadaan kesehatan buruk apapun akan sulit bagi mayoritas masyarakat NKRI menyetujui BTG menempati kedudukan Ma'ruf Amin, karena agama dan rasisme. *
On Mon, Feb 11, 2019 at 7:09 PM Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > > CEK FAKTA: Setelah Jadi Wapres, Ma'ruf Amin Mundur dan Diganti Ahok > <https://www.suara.com/news/2019/02/11/170235/cek-fakta-setelah-jadi-wapres-maruf-amin-mundur-dan-diganti-ahok> > > CEK FAKTA: Setelah Jadi Wapres, Ma'ruf Amin Mundur dan Diganti Ahok > > Foto itu tertulis, Maruf Amin akan mengundurkan diri dengan alasan > kesehatan setelah menjadi wapres. Setelahnya,... > > <https://www.suara.com/news/2019/02/11/170235/cek-fakta-setelah-jadi-wapres-maruf-amin-mundur-dan-diganti-ahok> > > > Reza Gunadha > Senin, 11 Februari 2019 | 17:02 WIB > [image: CEK FAKTA: Setelah Jadi Wapres, Ma'ruf Amin Mundur dan Diganti > Ahok] > Maruf Amin (kiri) dan Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama (kanan). [kolase > Suara.com] > Foto itu tertulis, Maruf Amin akan mengundurkan diri dengan alasan > kesehatan setelah menjadi wapres. Setelahnya, Maruf Amin bakal digantikan > Ahok. > > > Suara.com - Akun Facebook bernama Ia Fauzia Nadjedi, memviralkan foto > yang memprediksi Maruf Amin <https://www.suara.com/tag/maruf-amin>bakal > mengundurkan diri setelah memang Pilpres 2019 bersama Capres Jokowi, dan > posisinya akan digantikan Ahok <https://www.suara.com/tag/ahok>alias Basuki > Tjahaja Purnama <https://www.suara.com/tag/basuki-tjahaja-purnama>. > > Unggahan akun tersebut *viral* dan telah disebar ulang sedikitnya 7.600 > orang sejak tanggal 31 Januari 2019. > > *“Skema kewaspadaan umat. Jangan bodoh hidup di dunia. Mereka berstrategi, > mengapa kita tidak? Islam pakar strategi politik, karna politik dalam > istilah arab adalah siyasah, bersiasat, berstrategi,”* tulis akun Fauzia. > Setelahnya, akun itu kembali menyebar foto yang sama pada Sabtu (9/2) > akhir pekan lalu. Dalam keterangan foto itu, ia menuliskan*, ”Bercanda > untuk sebuah planning serius. Pastinya pendukung 01 asik-asik saja. Yag tak > setuju ayo dukung 02 untuk menghalangi perbudakan di negeri ini oleh bangsa > mereka.”* > [image: Cek Fakta: Ahok diprediksi bakal menjadi Presiden RI. (Facebook)]Cek > Fakta: Ahok diprediksi bakal menjadi Presiden RI. (Facebook) > > Klaim yang Diuji > > Dalam foto yang diunggah akun itu, tampak pada baris pertama skenario > politik setelah Jokowi – Maruf Amin menang Pilpres 2019. > > Foto itu tertulis, Maruf Amin akan mengundurkan diri dengan alasan > kesehatan setelah menjadi wapres. Setelahnya, Maruf Amin bakal digantikan > Ahok. > > Tak hanya itu, dalam foto itu juga disebutkan ada skenario Jokowi bakal > mengundurkan diri dengan berbagai alasan, setelah Ahok menjadi wapresnya. > > Dengan demikian, Ahok disebut bakal menjadi presiden persis seperti > dirinya naik ke kursi Gubernur DKI Jakarta setelah Jokowi mengikuti Pilpres > 2014. > > Setelah Ahok menjadi presiden, ia diklaim bakal menunjuk Hary Tanoe Ketua > Umum Perindo sebagai wapres. > > Fakta > > Maruf Amin pada tanggal 19 November 2018, pernah membantah adanya skenario > seperti itu. > > ”Jelas itu pernyataan yang salah untuk menyesatkan umat,” kata Maruf Amin > saat menghadiri acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren Al Falah, Desa > Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, seperti diberitakan Antara, Senin > (19/11/2018). > > Sementara berdasarkan Peraturan MPR RI Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata > Tertib MPR, terdapat mekanisme baku pergantian kepala negara. > > Pda Pasal 127-133 Peraturan MPR itu, disebutkan presiden harus mengajukan > dua nama calon wapres beserta kelengkapan persyaratan kepada pemimpin MPR.. > > Pengajuan dua nama cawapres ke MPR itu dilakukan presiden > selambat-lambatnya 14 hari sebelum sidang paripurna. > > Nantinya, dalam sidang paripurna MPR, merekalah yang menentukan satu dari > dua nama cawapres tersebut melalui voting. > > Dengan demikian, pengangkatan wapres pengganti adalah MPR, bukan presiden.. > > Kesimpulan > > Akun tersebut menyebar informasi tanpa merujuk pada bukti data maupun > fakta, serta peraturan yang berlaku. Dengan demikian, akun tersebut > menyebar informasi menyesatkan alias disinformasi. > > >
