Mau pidato?? Cengeng sekali. - Dilaporkan ke BawasluSoal Propaganda Rusia, TKN Bakal Bawa Bukti Bertumpuk-tumpuk
Sabtu, 9 Februari 2019 15:41 Reporter : Ahda Bayhaqi Merdeka.com- SekretarisTim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'rufHasto Kristiyanto siap diperiksaBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal laporan pernyataan propaganda Rusia olehcapres petahana Joko Widodo. Hasto mengaku bakal sampai membuat pidato politikbagaimana memerangi hoaks. "Kamiakan bawa bukti bertumpuk-tumpuk kalau kami diperiksa kami akan sampaikanpidato politik terbaik, bagaimana kami memerangi hoaks dan fitnah," ujarHasto di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/2). SekretarisJenderal PDI Perjuangan itu mengaku memang menunggu momentum untuk menyampaikanbagaimana cara-cara fitnah tak dipakai pihaknya dalam berkampanye. Juga tidakbergantung pada konsultan asing. "Bagaimanakami berkampanye tanpa tergantung pada konsultan asing bagaimana kamiberkampanye tanpa hoaks dan fitnah. Kami menunggu momentum itu," ujarnya. Sementaraitu, pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai strategi kampanye yangpernah dipakai Donald Trump itu tidak efektif. Selama informasi hoaks terusdibantah dengan data dan fakta. Kendati demikian dia memperingatkan kalau terusdiulang, fabrikasi hoaks itu bisa dipercaya masyarakat. "(Informasihoaks) itu memang akan tertinggal di peta kognisi khalayak dan bisa jadimenimbulkan disonansi kognitif. Ini perlu counter berbasis fakta dandata," jelas Emrus. Diamenjelaskan, dalam politik boleh saja melakukan semburan kebohongan kalaubicara pragmatis. Namun, persepsi publik bisa ditangkal dari hoaks jikabantahan disampaikan. Isu positif bisa digencarkan di media sosial. "Counterberbasis fakta dan pasangan yang menjadi korban semburan fitnah (petahana)harus terus menjadi leading sector dalam memproduksi isu-isu positif,"ujarnya. Sebelumnya,Jokowi ke Bawaslu karena diduga melakukan pelanggaran pemilu atas pernyataanpropaganda Rusia tersebut. Selain Jokowi, juru bicara TKN Jokowi- Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily,Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto,serta Sekjen PPP Arsul Sani juga dilaporkan ke Bawaslu terkait pernyataannyasoal propaganda Rusia. Pelapormengatasnamakan Mohamad Taufiqurrahman. Laporan didasarkan ucapan Jokowiterkait propaganda Rusia saat berkampanye di daerah Surabaya, Jawa Timur, pada 2-3 Februari. PropagandaRusia disampaikan Jokowi beberapa waktu lalu. Pernyataan itu menyebut ada timsukses yang menggunakan semburan hoaks ala Rusia alias Firehood of Falsehood,dalam berkampanye pada Pilpres 2019.Pernyataan itu pun membuat kubu PrabowoSubianto, lawan politik Jokowi, meradang. [gil]
