*Tidak gratis, kalau ada pangkalan militer USA harus tuan rumah bayar contohnya tahun 1977 Jepang membayar US$ 3,5 miliar. Menurut khabar Irak juga harus bayar, berapa besar belum ada berita jelas.*
https://sp.beritasatu.com/home/korsel-setuju-bayar-rp-13-triliun-untuk-pasukan-as/128568 *Korsel setuju Bayar Rp 13 Triliun untuk Pasukan AS* *C-5* | Senin, 11 Februari 2019 | 21:40 [SEOUL] Korea Selatan setuju untuk membayar US$ 924 juta (sekitar Rp 13 triliun) untuk mempertahankan keberadaan pasukan Amerika Serikat (AS) di negaranya. Kedua negara telah menjadi aliansi keamanan sejak perang Korea tahun 1950-1953, yang berakhir dengan gencatan senjata bukan perjanjian damai, dengan lebih dari 28.000 tentara AS berada di Korsel untuk menjaga ancaman dari Korea Utara. Presiden AS Donald Trump berulang kali memprotes pengeluaran untuk menjaga pasukannya di Semenanjung Korea, meminta agar Seoul menggandakan kontribusinya atas pembiayaan pasukan AS. Perundingan berakhir dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri Korsel bahwa Seoul akan membayar sekitar 1,04 triliun won (US$ 924 juta) pada 2019. Itu artinya, 8,2 persen lebih besar dari pada penawarannya sebelumnya di bawah pakta lima tahun yang berakhir akhir tahun 2018. Namun, jumlah pembayaran terbaru itu harus disetujui oleh parlemen Korsel pada April 2019. Angka itu meningkatkan kontribusi Korsel dari sebelumnya 960 miliar won pada 2018 (Rp 12 triliun). Tidak seperti perjanjian sebelumnya yang berlaku lima tahun, kali ini jumlah kontribusi Korsel hanya berlaku selama satu tahun, sehingga kedua negara kemungkinan akan kembali ke meja perundingan dalam beberapa bulan lagi. “Ini proses yang sangat panjang, tapi pada akhirnya proses yang sangat sukses,” kata Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung-wha. Penasihat senior untuk kesepakatan dan perundingan keamanan, Timothy Betts, bertemu Kang sebelum penandatanganan perjanjian sebagai wakil AS, mengatakan uang tersebut mewakili bagian kecil tapi penting dari dukungan Korsel kepada aliansi. “Pemerintah AS menyadari bahwa Korsel telah melakukan banyak kepada aliansi kita dan perdamaian dan stabilitas di kawasan,” ujarn Betts. [AFP/Al Jazeera/C-5]
