---"Kenapa anak muda tak boleh golput? Dengar baik-baik ini, ya. Kalau Anda 
golput, Anda tak berhak bicara tentang masa depan Republik ini. Kalian catat 
baik-baik itu. Kalau Anda tidak menggunakan hak pilih itu, maka selayaknya Anda 
tak berhak tinggal di bumi tanah kelahiran ini. Maka, ingat, tangal 17 April 
nanti kita harus ramai-ramai datang ke TPS. Kita nyoblos," kata Ngabalin 
sembari mengacungkan jari membentuk angka satu ke atas.
....
Ali Ngabalin: Kalau Golput, Anda Tak Berhak Bicara tentang Indonesia


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Ali Ngabalin: Kalau Golput, Anda Tak Berhak Bicara tentang Indonesia

IDN Times

Politisi muda ikut ramaikan acara di Rumah Aspirasi Rakyat
 |

 |

 |



Politisi muda ikut ramaikan acara di Rumah Aspirasi RakyatIDN Times/Isidorus 
Rio Turangga VerifiedIsidorus Rio Turangga Budi Satria


Jakarta, IDN Times - Ratusan anak muda millenial dan simpatisan pasangan capres 
dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, berkumpul di Rumah 
Aspirasi Rakyat 01 Jokowi-Amin, Menteng, Jakarta Pusat, dalam acara "Talkshow 
Politik: Politisi Muda Harapan Baru Masa Depan?" pada Rabu (13/2) malam.

Di acara ini sendiri, ada lima pembicara yang hadir dan memberikan berbagai 
opini terkait Pilpres 2019, di mana utamanya fokus kepada bagaimana anak-anak 
muda bergeliat di politik dan melek dengan situasi bangsa saat ini. Tampak 
hadir di acara ini adalah Tenaga Ahli Staf Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali 
Mochtar Ngabalin, anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P, Adian Napitupulu, caleg 
dari PSI, Rian Ernest, sejarawan Bonnie Triyana, dan seniman Kanti Janis.


1. Ajak anak muda tak alergi politik
IDN Times/Isidorus Rio Turangga
Berbicara di kesempatan ini, Ernest, yang juga Wakil Ketua DPW PSI, mengajak 
generasi millenial bangsa untuk melek politik. Menurutnya, sejarah sudah 
membuktikan bahwa ketika Soekarno akan memerdekan bangsa ini, ada peran pemuda 
yang berani dan nekat untuk memaksa Bung Karno membacakan Proklamasi kala itu.

"Kalau kita melihat sejarah, mereka (para anak muda) itu kan nekat sekali. Sama 
seperti sekarang, seharusnya anak muda nekat. Sebab, kita masuk politik 
mempunyai tujuan yang jelas, bahwa anak muda harus ikut menentukan arah bangsa 
ke depan," ujar Ernest.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa ketika akhirnya turun ke politik praktis, 
generasi millenial harus menghindari sikap baper. "Kalau saya masuk politik, 
banyak yang mencibir, itu sudah biasa. Dibilang bego, botak, setiap hari 
dibilang seperti itu. Tidak boleh baper. Kalau baper, kepala jadi beruban. Yang 
penting, kita mempunyai tujuan yang baik," jelasnya lagi.

Baca Juga: Daripada Golput, Lakukan 5 Hal Ini Untuk Menyambut Pilpres 2019

2. Candaan dari Ali Ngabalin terkait sakitnya


IDN Times/Isidorus Rio Turangga
Selain Ernest, Ali Ngabalin, yang kini ada di dalam lingkaran Istana, juga 
turut memeriahkan acara dengan gayanya yang khas. Salah satu yang menarik 
perhatian adalah ia loncat-loncat di atas panggung ketika mendapat kesempatan 
berbicara. Ia juga menirukan gerakan seolah akan tinju di atas ring dan membuat 
peserta acara tergelak.



"Ini bukan apa-apa. Ini cara saya melawan kabar bohong yang beredar belakangan 
ini. Katanya saya kena stroke, katanya saya sakit keras. Ini sekarang buktinya 
saya sehat. Jadi, jangan kalian percaya kabar bohong lagi," ujar Ngabalin. 

3. Ngabalin jelaskan tiga hal penting kepada millenial
IDN Times/Isidorus Rio Turangga
Menurut Ngabalin lagi, ia juga turut menjelaskan tiga hal penting yang harus 
dipegang generasi muda dewasa ini, di mana salah satu yang paling pokok adalah 
pengamalan sila pertama Pancasila.

"Ada tiga hal yang mau saya katakan kepada generasi muda. Pertama, Anda harus 
percaya Tuhan ada. Tuhan itu selalu ada dalam kebersamaan kita di mana pun. 
Jangan kau ragu itu dan saya juga tak pernah ragukan itu," kata Ngabalin.



Yang kedua, pria berdarah Papua ini mengajak pemuda-pemudi bangsa untuk terus 
mengasah intelektualitas. "Kedua, Anda harus terus mengasah intelektualitas. 
Sebab, hanya dengan intelektualitas yang bagus, maka pemikiran yang benar 
dengan data yang benar akan bisa diterima. Semakin Anda jadi intelektual, kabar 
bohong tidak akan bisa masuk ke dalam akal yang cerdas," tegasnya lagi.

"Yang ketiga, Anda harus banyak membaca. Saya tidak percaya ada orang pintar 
kalau tidak banyak membaca," lanjutnya.

4. Ajak anak muda tidak golput pada Pemilu 2019
IDN Times/Sukma Shakti
Mengakhiri pembicaraannya, Ngabalin sendiri menegaskan pentingnya anak muda 
sekarang ini untuk tidak skeptis dan kemudian memilih golput yang mana 
menurutnya adalah sesuatu yang merugikan.

"Kenapa anak muda tak boleh golput? Dengar baik-baik ini, ya. Kalau Anda 
golput, Anda tak berhak bicara tentang masa depan Republik ini. Kalian catat 
baik-baik itu. Kalau Anda tidak menggunakan hak pilih itu, maka selayaknya Anda 
tak berhak tinggal di bumi tanah kelahiran ini. Maka, ingat, tangal 17 April 
nanti kita harus ramai-ramai datang ke TPS. Kita nyoblos," kata Ngabalin 
sembari mengacungkan jari membentuk angka satu ke atas.

Kirim email ke