https://pilpres.tempo.co/read/1176571/sandiaga-banyak-kecelakaan-di-jalan-tol-bukan-salah-jokowi/full&view=ok
Sandiaga: Banyak Kecelakaan di Jalan Tol Bukan
Salah Jokowi
Reporter:
Ryan Dwiky Anggriawan
Editor:
Endri Kurniawati
Minggu, 17 Februari 2019 14:28 WIB
(Ki-ka) Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,
Sudirman Said, Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan, anggota
Dewan Pakar BPN Said Didu, dan politikus Partai Amanat Nasional Dian
Fatwa saat berbincang dengan wartawan di Media Center Prabowo-Sandi,
Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Februari 2019.
TEMPO/Budiarti Utami Putri.
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/16/id_820142/820142_720.jpg>
(Ki-ka) Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,
Sudirman Said, Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan, anggota
Dewan Pakar BPN Said Didu, dan politikus Partai Amanat Nasional Dian
Fatwa saat berbincang dengan wartawan di Media Center Prabowo-Sandi,
Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Februari 2019.
TEMPO/Budiarti Utami Putri.
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Calon wakil presiden Sandiaga Uno
<https://www.tempo.co/tag/sandiaga> mengatakan kecelakaan di jalan tol
bukanlah kesalahan calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan ini dilontarkan Sandiaga menanggapi pernyataan juru debat
dari kubunya sendiri, Dian Islamiati Fatwa, yang kemarin mengatakan
jalan tol Jokowi seperti pembunuh bayaran karena menyebabkan banyak
kecelakaan.
"Kecelakaan jalan tol memang banyak saya lihat. Tapi itu murni bukan
kesalahan Pak Jokowi," kata Sandiaga seusai lari pagi di kawasan
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad, 17 Februari 2019.
Baca:CEO Bukalapak dan Sandiaga Diklaim Berkawan Sejak Lama
<https://nasional.tempo.co/read/1176231/ceo-bukalapak-dan-sandiaga-diklaim-berkawan-sejak-lama>
Kemarin, juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga,
Dian Fatwa, menyamakan jalan tol yang dibangun presiden Jokowi dengan
pembunuh bayaran. Alasannya, menurut Dian, jalan tol berbayar itu banyak
menyebabkan kecelakaan.
Menurut Dian, jalan tol yang dibangun di rezim ini banyak mengabaikan
aspek keselamatan penggunanya. "Pembangunan infrastruktur ini semennya
membutuhkan lima sentimeter,” kata Dian dalam diskusi 'Perspektif
Indonesia' di Gado-gado Boplo, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu,
16 Februari 2019. Akibatnya, banyak jalan yang rusak karena kekurangan
semen. Dengan begitu, pemerintah Jokowi mengabaikan nyawa manusia."Masuk
jalan tol, bayar, tapi mati," ujar Dian.
Menurut Sandiaga, kecelakaan di jalan tol lebih banyak disebabkan
kurangnya edukasi mengenai cara berkendara di jalur bebas hambatan untuk
masyarakat. Menggunakan jalan tol kecepatan tinggi harus siap kesehatan
fisiknya, harus tahu cara mengemudikan mobil yang baik, tidak mengantuk,
istirahat yang cukup. Pengguna jalan tol juga arus memiliki keterampilan
mengendalikan seandainya ban mobil pecah dan sebagainya. "Saya tidak
percaya itu kesalahan pembunuh bayaran dari Pak Jokowi."
Baca: Sandiaga Jenguk Ahmad Dhani di Rutan Medaeng
<https://nasional.tempo.co/read/1176268/sandiaga-jenguk-ahmad-dhani-di-rutan-medaeng>
Sandiaga Uno mengatakan jalan tol adalah fasilitas yang penting dan
harus ada. Tiap-tiap anggota masyarakat harus menjadi pelopor
keselamatan berlalu-lintas. "Pengalaman saya sendiri waktu di tol Cipali
2-3 tahun pertama kecelakaannya banyak sekali."
Sandiaga
<https://pilpres.tempo.co/read/1176557/survei-bpn-elektabilitas-prabowo-sandiaga-masih-tertinggal>mengusulkan
pelatihan-pelatihan tentang berkendara di tol karena akan semakin banyak
jalan tol. “Masyarakat harus dibiasakan supaya tidak ada kecelakaan lagi."
------------------------------------------------------------------------