Apa bener sih Jokowi bilang "tidak ada konflik pembangunan selama 4,5 
tahun"???? Kalau bener kata-kata itu keluar dari mulutnya, bukan dari mulut 
orang jahil, nggak ketulungan buta dan tulinya sang PYM !!! Dia nggak lihat 
ibu-ibu yang gulung koming nangis meraung-raung membela rumah dan tanamannya, 
dia nggak lihat ibu yang duduk di mesin pembongkar berat seolah-olah dia bisa 
dengan tubuhnya menahan mesin di Kulon Progo, dia nggak lihat ibu-ibu tani yang 
nyemen kakinya menentang pabrik semen....Ah sudahlah, mau ngomong sebakul juga, 
kalau orang memang dengan sengaja menutup kuping dan matanya, ....
    On Sunday, February 17, 2019, 10:13:59 PM GMT+1, [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]> wrote:  
 
     





"Dalam 4,5 tahun ini hampir tidak ada terjadi konflik pembebasan lahan untuk 
infrastruktur kita. Karena apa, tidak ada ganti rugi, yang ada ganti untung," 
kata Jokowi. 

....

"Pembebasan lahan untuk pembangunan infrstruktur energi khususnya PLTU batubara 
menimbulkan konflik hebat di masyarakat. Contoh adalah kasus pembangunan PLTU 
Batang di Jawa Tengah yang berujung pada gugatan masyarakat," kata Dhitri. 


....

"Dengan begitu, selama tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK (2015-2017), telah 
terjadi sebanyak 1.361 letusan konflik agraria. Sementara tahun 2018 konflik 
lahan terkait infrastrukut dicatat sejumlah 16 kasus," kata Iqbal Damanik.


....

CEK FAKTA: Jokowi Sebut Tak Ada Konflik Pembangunan Selama 4,5 Tahun 

LUTHFIA AYU AZANELLA 

Kompas.com - 17/02/2019, 21:36 WIB

Presiden Joko Widodo ketika memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Sabtu 
16 Februari 2019, terkait dukungan terhadap anak muda yang memiliki inovasi dan 
kreativitas.(Dok. Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

KOMPAS.com – Calon presiden nomor urut 01 yang juga petahan, Joko Widodo 
menyatakan, hampir tidak ada konflik dalam pembangunan infrastruktur selama 4,5 
tahun ini. 




Hal itu ia sampaikan dalam debat kedua Pilpres 2019, Minggu (17/2/2019) malam 
saat menanggapi jawaban Prabowo saat menjawab pertanyaan mengenai infrastruktur 
yang tidak melibatkan masyarakat. 




"Dalam 4,5 tahun ini hampir tidak ada terjadi konflik pembebasan lahan untuk 
infrastruktur kita. Karena apa, tidak ada ganti rugi, yang ada ganti untung," 
kata Jokowi. Bagaimana fakta dari pernyataan Jokowi itu? 




Menurut Greenpeace, pada 2015 menunjukkan terjadinya konflik di masyarakat 
Batang yang terdampak pembangunan PLTU. Sedangkan Direktur Pusat Penelitian 
Energi Asia, Adhityani Putri menyebut, konflik ini masih berlangsung hingga 
hari ini dan berujung pada gugatan bahkan pemindahpaksaan permukiman warga. 




"Pembebasan lahan untuk pembangunan infrstruktur energi khususnya PLTU batubara 
menimbulkan konflik hebat di masyarakat. Contoh adalah kasus pembangunan PLTU 
Batang di Jawa Tengah yang berujung pada gugatan masyarakat," kata Dhitri. 




"Sampai hari ini PLTU Batang masih menyisakan konflik pembebasan lahan. Hingga 
2016, 71 orang masih menolak pindah, berakhir ‘dipindahpaksakan’," ujar dia. 




Konflik lain terjadi pada proses pembangunan bandara baru Yogyakarta (New 
Yogyakarta Airport) di Kulon Progo. Dalam pemberitaan Kompas.com Juli 2018, 
tercatat adanya warga yang tidak mengambil uang ganti rugi yang disiapkan 
pemerintah atas tanah mereka yang akan dibangun sebagai lahan bandara. mereka 
menolak penggusuran yang dilakukan. 




Bahkan, warga yang sudah tidak memiliki rumah bertahan di area pembangunan 
bandara. Mereka tinggal di pengungsian, baik di masjid atau tenda-tenda di 
dalam Izin Penetapan Lokasi (IPL). 

Adapun, menurut catatan peneliti lembaga pemerhati lingkungan Auriga, Iqbal 
Damanik, masih banyak konflika yang terjadi. 




"Sebanyak 208 konflik agraria telah terjadi di sektor ini sepanjang tahun 2017, 
atau 32 persen dari seluruh jumlah kejadian konflik," kata Iqbal. 




Adapun, sekktor properti menempati posisi kedua dengan 199 konflik atau 30 
persen. 




Posisi ketiga ditempati sektor infrastruktur dengan 94 konflik atau14 persen, 
disusul sektor pertanian dengan 78 konflik atau 12 persen. 




"Dengan begitu, selama tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK (2015-2017), telah 
terjadi sebanyak 1.361 letusan konflik agraria. Sementara tahun 2018 konflik 
lahan terkait infrastrukut dicatat sejumlah 16 kasus," kata Iqbal Damanik.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "CEK FAKTA: Jokowi Sebut 
Tak Ada Konflik Pembangunan Selama 4,5 Tahun", 
https://nasional.kompas.com/read/2019/02/17/21362071/cek-fakta-jokowi-sebut-tak-ada-konflik-pembangunan-selama-45-tahun.
 
Penulis : Luthfia Ayu Azanella
Editor : Bayu Galih










  #yiv1096873713 #yiv1096873713 -- #yiv1096873713ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-mkp #yiv1096873713hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mkp #yiv1096873713ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mkp .yiv1096873713ad 
{padding:0 0;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mkp .yiv1096873713ad p 
{margin:0;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mkp .yiv1096873713ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-sponsor 
#yiv1096873713ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-sponsor #yiv1096873713ygrp-lc #yiv1096873713hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-sponsor #yiv1096873713ygrp-lc .yiv1096873713ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1096873713 #yiv1096873713actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1096873713
 #yiv1096873713activity span {font-weight:700;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv1096873713 #yiv1096873713activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1096873713 #yiv1096873713activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv1096873713 #yiv1096873713activity span 
.yiv1096873713underline {text-decoration:underline;}#yiv1096873713 
.yiv1096873713attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv1096873713 .yiv1096873713attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv1096873713 .yiv1096873713attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1096873713 .yiv1096873713attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1096873713 .yiv1096873713attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv1096873713 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv1096873713 .yiv1096873713bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1096873713 
.yiv1096873713bold a {text-decoration:none;}#yiv1096873713 dd.yiv1096873713last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1096873713 dd.yiv1096873713last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1096873713 
dd.yiv1096873713last p span.yiv1096873713yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv1096873713 div.yiv1096873713attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv1096873713 div.yiv1096873713attach-table 
{width:400px;}#yiv1096873713 div.yiv1096873713file-title a, #yiv1096873713 
div.yiv1096873713file-title a:active, #yiv1096873713 
div.yiv1096873713file-title a:hover, #yiv1096873713 div.yiv1096873713file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1096873713 div.yiv1096873713photo-title a, 
#yiv1096873713 div.yiv1096873713photo-title a:active, #yiv1096873713 
div.yiv1096873713photo-title a:hover, #yiv1096873713 
div.yiv1096873713photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1096873713 
div#yiv1096873713ygrp-mlmsg #yiv1096873713ygrp-msg p a 
span.yiv1096873713yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1096873713 
.yiv1096873713green {color:#628c2a;}#yiv1096873713 .yiv1096873713MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv1096873713 o {font-size:0;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713photos div {float:left;width:72px;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1096873713
 #yiv1096873713reco-category {font-size:77%;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713reco-desc {font-size:77%;}#yiv1096873713 .yiv1096873713replbq 
{margin:4px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-mlmsg select, #yiv1096873713 input, #yiv1096873713 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-mlmsg pre, #yiv1096873713 code {font:115% 
monospace;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-mlmsg #yiv1096873713logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-msg 
p#yiv1096873713attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-reco #yiv1096873713reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-sponsor 
#yiv1096873713ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-sponsor #yiv1096873713ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-sponsor #yiv1096873713ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv1096873713 #yiv1096873713ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1096873713 
#yiv1096873713ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv1096873713   

Kirim email ke