*Menjawab tweet Greenpeace Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjelaskan terkait terminologi kebakaran hutan yang diucapkan Jokowi dalam debat. *
*Terminologi tidak ada kebakaran hutan maksudnya tidak terjadi bencana (mengacu pd pengertian Kebakaran hutan menurut Notohadinegoro, 2006). Bahlan sejak 2017, tdk ada asap lintas negara.Cth. https://t.co/UB1b8Qkfnl <https://t.co/UB1b8Qkfnl>* Tetapi kalau pakai bahasa sehari hari, kebakaran gambut itu ya tetap ada, hanya berkurang hingga 30% berkat langsung diatasi, sehingga tidak jadi bencana. Selama ada gambut, bisa saya terjadi kebakaran spontan. Mengapa kok kebetulan nama menteri LHKnya Situ Nurbaya Bakar...........Bakar apa??? — Kementerian LHK (@KementerianLHK) 17 Februari 2019 <https://twitter.com/KementerianLHK/status/1097146489804009472?ref_src=twsrc%5Etfw>
