https://pilpres.tempo.co/read/1176775/debat-capres-antasari-azhar-beri-prabowo-nilai-di-bawah-5/full&view=ok
Debat Capres, Antasari Azhar Beri Prabowo Nilai
di Bawah 5
Reporter:
Servio Maranda (Kontributor)
Editor:
Tulus Wijanarko
Senin, 18 Februari 2019 10:33 WIB
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjawab pertanyaan awak media sebelum
meninggalkan gedung Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari
2017. Antasari datang bersama adik mantan Bos PT Putra Rajawali Banjaran
Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsuddin. Tempo/Dian Triyuli Handoko
<https://statik.tempo.co/data/2017/02/01/id_577502/577502_620.jpg>
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menjawab pertanyaan awak media sebelum
meninggalkan gedung Ditreskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, 1 Februari
2017. Antasari datang bersama adik mantan Bos PT Putra Rajawali Banjaran
Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsuddin. Tempo/Dian Triyuli Handoko
*TEMPO.CO*, *Pangkalpinang* - Ketua Umum Garda Jokowi Antasari Azhar
memberi nilai dibawah lima kepada Calon Presiden (Capres) Prabowo
Subianto dalam penampilan debat capres, Ahad, 17/02. Hal itu disampaikan
mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu saat menggelar
nonton bareng debat capres <https://www.tempo.co/tag/debat-capres> di
Latrasse Resto, Kota Pangkalpinang, Minggu Malam, 17 Februari 2019.
*Berita terkait: *Saat Prabowo Akui Kinerja Jokowi di Debat Capres
<https://bisnis.tempo.co/read/1176801/saat-prabowo-akui-kinerja-jokowi-di-debat-capres>
"Sebetulnya dua-duanya baik karena saling menyampaikan jawaban. Hanya
saja Pak Jokowi lebih baik dan transparan. Sedangkan Prabowo ada yang
tidak pas karena ada jawaban yang tidak sesua," kata Antasari Azhar.
“Kalau dinilai, Jokowi 8 sedangkan Prabowo dibawah 5," ujar Antasari
kepada wartawan usai nobar debat capres.
Menurut Antasari, Prabowo tidak fokus dalam merespon pertanyaan secara
benar. Salah satunya, pertanyaan infrastruktur. "Yang dimaksudkan bukan
infrastruktur jalan tol. Tapi soal infrastruktur lain.”
Soal kritik Prabowo bahwa pemerintah masih impor beras meski produksi
sudah surplus, menurut dia jawaban Jokowi cerdas. Dalam debat tersebut
Jokowi engatakan impor masih dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan harga.
Antasari melakukan kunjungan politik ke Bangka Belitung untuk mengajak
masyarakat memenangkan Jokowi karena. Bangka Belitung adalah tanah
kelahiran Antasari. "Saya lahir di Jalan Balai lalu pindah rumah ke
Jalan Linggarjati Pangkalpinang.”
Penilaian berbeda dismapaikan Akademisi dari Universitas Muhammadiyah
Kupang (UMK) Dr Ahmad Atang, MSi. dia menilai Prabowo Subianto justru
menampilkan sosok sebagai negarawan sejati dalam debat capres kedua itu.
"Prabowo tidak egois atas pandangannya, dan mau mengakui kehebatam lawan
secara santun di panggung debat," kata Ahmad Atang kepada /Antara/ di
Kupang, Senin, 18/02.
Ahmad Atang mengakui Prabowo memiliki sisi lemah karena tidak
menampilkan isu-isu baru. Misalnya, dia memainkan isu lama seperti
mengapa pemerintah masih melakukan ekspor beras. Isu ini dengan mudah
dipatahkan oleh Joko Widodo, dengan data yang akurat dan argumen yang
realistis.
Ahmad menyimpulkan, pada debat
<https://bisnis.tempo.co/read/1176807/ditanya-jokowi-soal-lahan-prabowo-nggak-apa-biasa-itu>capres
<https://bisnis.tempo.co/read/1176807/ditanya-jokowi-soal-lahan-prabowo-nggak-apa-biasa-itu>
itu Jokowi unggul dari segi data, dan Prabowo unggul pada sikap yang
tidak memandang Jokowi sebagai lawan debat tapi lawan dialog.
*SERVIO MARANDA (Pangkal Pinang) | ANTARA*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*