Kayaknya JK lagi omong penunjukan/pengangkatan petinggi-petinggi militer & 
Polri yang orang sebut Solo connections.
Jaman Orba siapa yang kenal JK? Bisnisnya pun masih di bawah Baramuli, bahkan 
mau dipecat Baramuli dari Golkar.
--- ilmesengero@... wrote:
Sekarang bicara demikian, tetapi pada zaman Soeharto membisu,  karena diberikan 
keuntungan. 
On Sat, Feb 23, 2019 at 9:08 PM j.gedearka wrote:

https://www.antaranews.com/berita/801843/jusuf-kalla-katakan-pemimpin-otoriter-dan-
 
nepotisme-ciri-awal-kebangkrutan-negara
 
 
Jusuf Kalla katakan pemimpin otoriter dan nepotisme ciri awal kebangkrutan 
negara
 
  Sabtu, 23 Februari 2019 16:32 WIB 
  Surabaya (ANTARA News) - Wakil Presiden, M Jusuf Kalla, mengatakan, sikap 
otoriter pemimpin dan timbulnya nepotisme merupakan ciri awal kebangkrutan 
negara.
 "Apa yang menyebabkan suatu negara hancur, jatuh, dua hal ini: kalau 
pemerintah itu otoriter," kata dia, dalam sambutannya saat acara silaturahim 
bersama kiai muda di Hotel Wyndham, di Surabaya, Sabtu.
 Menurut Kalla, sikap otoriter kerap dibarengi dengan munculnya nepotisme dan 
korupsi.
 
 Ia menjelaskan beberapa negara di dunia ada yang telah menjadi korban dari 
rezim otoriter yang melakukan nepotisme.
 
 Ia menyatakan, Indonesia tidak akan mengalami kejatuhan jika pemimpinnya 
memiliki konsekuensi terhadap pemberantasan korupsi dan nepotisme.

 "Apabila kita konsekuen untuk memilih pemimpin yang tidak otoriter dan tidak 
nepotisme. Itu yang menjadi pegangan kita semua," kata dia.

 Dalam pertemuan itu sebanyak 1.000 putra-putra gus atau kiai dari Jawa Timur, 
Jawa Tengah dan sekitarnya bertemu dengan dia.

 Kalla juga berpesan agar pendidikan di pesantren dipadukan dengan penggunaan 
teknologi dalam pendidikan agama.

Pewarta: Bayu Prasetyo
 Editor: Ade P Marboen

 COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kirim email ke