*Hidup kafirisme, Hidup! hehehehehehe* On Sun, Feb 24, 2019 at 7:23 AM [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote:
> > > > Biasanya Ma'ruf Amin yg bilang orang lain kafir dan/atau sesat. > > --- > Menyoal Doa Neno Warisman, Ma'ruf Amin: Masa Saya Dianggap Kafir? > <https://pilpres.tempo.co/read/1178714/menyoal-doa-neno-warisman-maruf-amin-masa-saya-dianggap-kafir/full&view=ok> > > Reporter: Ryan Dwiky Anggriawan > Editor: Amirullah > Sabtu, 23 Februari 2019 12:04 WIB > > > [image: Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin (kiri) > berbincang dengan Menkominfo Rudiantara (kanan) saat menghadiri seminar > Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek > Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Tempo/Tony Hartawan] > <https://statik.tempo.co/data/2019/02/13/id_819350/819350_720.jpg> > > Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin (kiri) > berbincang dengan Menkominfo Rudiantara (kanan) saat menghadiri seminar > Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek > Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Tempo/Tony Hartawan > > > TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin > <https://www.tempo.co/tag/maruf-amin>, mempertanyakan relevansi antara > pemilihan presiden dengan narasi perang Badar yang dibawakan Neno Warisman > dalam doanya di acara munajat cinta 212 Kamis malam lalu. > > Baca: Ma'ruf Amin soal Munajat 212: MUI Independen Jangan Dipolitisasi > <https://nasional.tempo.co/read/1178447/maruf-amin-soal-munajat-212-mui-independen-jangan-dipolitisasi> > > "Pilpres, kok, jadi kaya perang Badar. Perang Badar itu kan perang > habis-habisan, mati-matian, hidup mati. Kita kan memilih pemimpin mana yang > kita sukai," kata Ma'ruf usai mengisi acara istighosah di Mall Palem > Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu, 23 Februari 2019. > > Sebelumnya, kutipan doa Neno Warisman viral dalam sebuah video di media > sosial usai acara Munajat 212 di Monas, Kamis malam lalu. Dalam potongan > doa tersebut, Neno Warisman menyebut "Jangan, jangan Engkau tinggalkan kami > dan tak menangkan kami. Karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir > ya Allah, kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembah-Mu." > > Selain itu, Ma'ruf juga menyayangkan narasi yang dibawa dalam acara itu > menempatkan posisi yang berlainan sebagai orang kafir. "Masa pak Jokowi > (Joko Widodo) dengan saya dianggap orang kafir? Itu sudah tidak tepat, > menyayangkan lah, kita kan pilpres, bukan perang Badar," ujar Ma'ruf Amin.. > > Munajat 212 Kamis malam lalu dihadiri beberapa tokoh yang berhubungan > dengan pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno atau lawan > Jokowi-Ma'ruf dalam pilpres. Beberapa di antaranya adalah Fadli Zon, > Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Eddy Soeparno, Yandri Susanto, dan > Titiek Soeharto. Nama-nama itu terdaftar dalam struktur Badan Pemenangan > Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga. > > Baca: Sandiaga Siapkan 4 Amunisi Lawan Ma'ruf Amin di Debat Pilpres > <https://nasional.tempo.co/read/1178522/sandiaga-siapkan-4-amunisi-lawan-maruf-amin-di-debat-pilpres> > > Zulkifli Hassan bahkan sempat menyinggung soal pilpres saat diberi > kesempatan berbicara di depan peserta munajat 212. Ketua MPR itu berujar, > "Persatuan nomor satu, soal presiden?" yang kemudian dijawab massa yang > hadir dengan teriakan, "Nomor 2." Nomor 02 adalah nomor urut Prabowo - > Sandiaga dalam pilpres 2019. > > >
