https://www.antaranews.com/berita/802197/jokowi-infrastruktur-akses-internet-akan-semakin-kuat
Jokowi: Infrastruktur akses
internet akan semakin kuat
Minggu, 24 Februari 2019 22:39 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Konvensi Rakyat di
Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). Konvensi Rakyat itu
mengangkat tema optimis Indonesia maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Pembangunan Palapa Ring hampir selesai, Palapa Ring Barat dan Palapa
Ring Tengah sudah 100 persen beroperasi, 91 persen Palapa Ring di
wilayah timur telah berjalan dan pada pertengahan tahun 2019 ini sudah
akan mencapai 100 persen
Sentul, Bogor, (ANTARA News) - Calon presiden nomor urut 01 Joko
Widodo menyatakan bahwa infrastruktur untuk akses internet dalam
beberapa waktu ke depan akan semakin kuat yang dapat mendukung pelaku
bisnis mengembangkan usahanya.
"Berbagai proyek akan semakin memperkuat infrastruktur untuk akses
internet," kata Jokowi dalam pidato saat Konvensi Rakyat Optimis
Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa
Barat, Minggu malam.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, dengan perkuatan infrastruktur
untuk akses internet maka seluruh rakyat dan pelaku usaha di pelosok
Indonesia dapat berbisnis, berjejaring, serta membuka wawasan global.
"Inilah kesetaraan Indonesia dengan kemajuan dunia maka kita harus
optimis setara dengan kemajuan dunia, " katanya.
Terbukanya akses internet, menurut dia, merupakan wujud demokratisasi
teknologi dan kesetaraan kemajuan.
Ia menyebutkan dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai
Pulau Rote akan memilikinya sepenuhnya infrastruktur yang mendukung
akses internet yang cepat.
"Pembangunan Palapa Ring hampir selesai, Palapa Ring Barat dan Palapa
Ring Tengah sudah 100 persen beroperasi, 91 persen Palapa Ring di
wilayah timur telah berjalan dan pada pertengahan tahun 2019 ini sudah
akan mencapai 100 persen," katanya.
Menurut Jokowi, Indonesia juga telah memiliki Satelit Telkom, dan
baru-baru ini pihak swasta meluncurkan Satelit Nusantara I.
"Ini akan semakin memperkuat infrastruktur untuk akses internet. Dengan
demikian, seluruh rakyat dan pelaku usaha di pelosok Indonesia dapat
berbisnis, dapat berjejaring, dapat membuka wawasan global," tegasnya.
Menurut capres petahana itu, dengan infrastruktur yang semakin kuat
terbangun maka peluang kerja akan semakin banyak tercipta.
"Ini adalah satu jawaban bagi para pencari kerja di Indonesia. Namun,
kita masih perlu meningkatkan kualitas keterampilan para pekerja kita,"
katanya.
Pemerintah telah meluncurkan berbagai program vokasi, salah satunya
mendirikan balai latihan kerja (BLK) komunitas di pesantren- pesantren
untuk meningkatkan keterampilan santri.
"Tahun 2017 hanya 50 BLK komunitas, 2018 100 BLK komunitas dan 2019 ini
kita targetkan 1.000 BLK komunitas dan 2020 kita targetkan 3.000 BLK
harus terbangun," katanya.
Pewarta: Agus Salim
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019