*Siapa yang tidak ingin masuk ke taman Firdaus?* On Mon, Feb 25, 2019 at 7:35 AM ChanCT [email protected] [nasional-list] <[email protected]> wrote:
> > > Jokowi Tak Ingin Listrik Tergantung pada Energi Fosil > Reporter: Antara > Editor: Kodrat Setiawan > Senin, 25 Februari 2019 11:55 WIB > > [image: Presiden Joko Widodo berpidato saat Penyerahan sertifikat tanah > untuk rakyat di Gelanggang Remaja Pasar Minggu, Jakarta, Jumat 22 Februari > 2019. Dalam kesempatan itu Presiden membagikan 3000 sertifikat tanah kepada > warga. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]Presiden Joko Widodo berpidato > saat Penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat di Gelanggang Remaja Pasar > Minggu, Jakarta, Jumat 22 Februari 2019. Dalam kesempatan itu Presiden > membagikan 3000 sertifikat tanah kepada warga. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho > Gumay > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Cilacap* - Presiden Joko Widodo atau Jokowi > <https://www.tempo.co/tag/jokowi> menyatakan tidak ingin jika pembangkit > listrik di Indonesia terus-menerus tergantung pada bahan bakar energi > fosil. Ia ingin terus mengembangkan pembangkit listrik dengan bahan bakar > energi baru terbarukan. > > *Baca juga: Jokowi Akan Resmikan PLTU Karangkandri Cilacap Hari Ini > <https://bisnis.tempo.co/read/1179265/jokowi-akan-resmikan-pltu-karangkandri-cilacap-hari-ini?https://www.tempo.co/indeks&campaign=https://www.tempo.co/indeks_Click_3>* > > "Kita juga tidak ingin mengandalkan batubara, energi fosil," kata Presiden > Jokowi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Ekspansi 1x660 MW yang > terletak di Desa Karangkandri, Slarang dan Manganti, Cilacap, Jawa Tengah, > Senin, 25 Februari 2019. > > Ia mencontohkan hingga saat ini telah banyak dikembangkan pembangkit > listrik dengan tenaga angin, air, bahkan uap di berbagai wilayah di > Indonesia. > > Salah satunya dikembangkan pembangkit listrik tenaga angin di Sidrap, > Jeneponto, yang disebut Jokowi sudah seperti di Belanda dengan begitu > banyak kincir angin besar. "Dan ini akan kita lanjutkan di tempat lain yang > anginnya besar," katanya. > > Terlebih, kata dia, Indonesia cenderung memiliki tingkat intensitas > embusan angin yang besar. Itu juga belum termasuk potensi air dan uap yang > juga sangat bisa dikembangkan sebagai pembangkit listrik energi alternatif. > > Di Cilacap, misalnya. Jokowi baru saja meresmikan Pembangkit Listrik > Tenaga Uap (PLTU) Ekspansi 1x660 MW yang terletak di Desa Karangkandri, > Slarang, dan Manganti, Cilacap, Jawa Tengah. > > "Saya sangat menghargai, ini besar sekali menambah suplai energi listrik > baik di Jawa maupun Bali. Masih ada sisa 1.000 MW yang akan diselesaikan > akhirnya tahun ini," katanya. > > Ia menambahkan, sekarang 98,2 persen listrik di Indonesia sudah masuk ke > rumah-rumah di desa-desa terpencil. "Hanya tinggal sebagian kecil dan akhir > tahun ini 99,9 persen harus sudah masuk ke semua rumah tangga di air tanah > ini," katanya. > > ADVERTISEMENT > > Ia menegaskan, listrik bukan hanya penting bagi ekonomi dan industri tapi > juga bagi masyarakat di desa-desa terpencil. "Dengan adanya listrik > anak-anak bisa belajar, industri rumah tangga di desa-desa bisa bekerja di > malam hari yang biasanya tidak bisa, inilah pentingnya listrik," katanya. > > Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi> > didampingi > sejumlah pejabat yakni Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini > Soemarno, Mensesneg Pratikno, Menteri ATR/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, > dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. > > *ANTARA* > > > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_-8397391201525453248_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
