https://pemilu.antaranews.com/berita/804213/ppp-blunder-neno-dan-fadli-pemilih-prabowo-beralih-ke-jokowi


 PPP: Blunder Neno dan Fadli, pemilih


 Prabowo beralih ke Jokowi

 * Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
 * 1 Maret 2019 20:32

Malang mulai distribusikan kotak suara pemilu Arsip Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum Fadli Zon (kanan) berbincang dengan mantan aktris yang juga aktivis Neno Warisman (tengah) seusai mengunjungi kediamannya di Perumahan Griya Tugu Asri, Depok, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018). Kunjungan Prabowo tersebut untuk menyampaikan dukungan dan empati pasca insiden penolakan kunjungan Neno Warisman di Batam pada Sabtu (28/7/2018) lalu. (ANTARA /Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPW PPP Nusa Tenggara Barat Wartiah mengatakan blunder yang dilakukan Neno Warisman dan Fadli Zon membuat pemilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di NTB beralih ke pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Di NTB pada Pemilu 2014, Prabowo menang atas Jokowi. Saat ini jumlah pendukung Prabowo masih besar di daerah tersebut.

"Namun, jumlah mereka terus berkurang, terutama setelah blunder yang dilakukan Neno Warisman dan Fadli Zon," kata Wartiah dikutip dari siaran pers di Jakarta, Jumat.

Menurut Wartiah, doa Neno pada Munajat 212 beberapa waktu lalu membuat masyarakat NTB yang dikenal religius makin mengetahui pihak mana yang sebenarnya memiliki pemahaman Islam yang lebih baik.

"Begitu juga dengan blunder Fadli Zon yang mengkritik doa KH Maimoen Zubair sebagai doa yang tertukar, padahal Mbah Moen adalah ulama kharismatik yang ilmunya tentu jauh dibanding Fadli," jelas Wartiah.

Wartiah yakin pendukung Jokowi akan terus meningkat di NTB. Bahkan ia yakin Jokowi akan mengungguli Prabowo di NTB pada 17 April mendatang.

Sementara itu terkait target PPP, ia yakin bisa meraih tambahan suara yang cukup besar di daerahnya. Apalagi seluruh struktur partai telah lama bergerak untuk memenangkan partai berlambang Ka'bah tersebut.
Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019






Kirim email ke