*Perubahan yg drastis situasi di Venezuela :*
*Durmin*
Beberapa hari y.l. Columbia telah mengumumkan bahwa negrinya tidak mau
dijadikan batu lompatan AS utk melakukan intervensi militer terhadap
negri tetangganya - Venezuela. Seperti diketahui tidak lama sebelumnya
diperbatasan Columbia-Venezuela, AS telah menempatkan pasukannya bersiap
siaga menunggu komando memasuki wilayah Venezuela. Dari arah lain,
melalui Portorico AS juga telah mengirim pasukan elitenya untuk tujuan
yg. sama.
Russia, selain sikapnya yg sama dgn Tk, yakni menentang intervensi
militer AS terhadap Vz. yg melanggar hukum internasional terhadap
pemerintahan yg sah...juga bersedia mengirim armada dan pasukan elitenya
membantu pemerintah Venezuela menghadapi intervensi AS.
Negri2 Amerika Latin yg.tergabung dalam "Grupo de Lima" (Brazilia,
Argentina, Peru dan Uruguay) melihat keadaan seperti itu, akhirnya juga
melepaskan dukungan mereka terhadap "pemerintah Venezuela bayangan -
Guaido" dan tidak membenarkan tindakan AS melakukan intervensi militer
terhadap negri tetangganya. Sikap negara2 "Grupo de Lima" ini kemudian
satu persatu diikuti pula oleh banyak negri Amerika Latin lainnya.
Juga tidak mau ketinggalan, dari negara2 yg tergabung dlm. Uni Eropa yg
semula mendukung pemerintahan bayangan Guaido, beberapa hari y.l telah
berubah sikapnya tidak lagi membenarkan tindakan intervensi AS terhadap
Venezuela dan tidak lagi mendukung pemerintah Venezuela bayangan-
Guaido. Mereka berpendapat agar masalah Venezuela perlu diselesaikan
secara politis, damai dan demokratis.
Naah....jumlah negara2 yg semula mendukung intervensi AS terhadap Vz dan
pemerintahan Vz bayangan - Guaido dan pada akhirnya telah merubah
sikapnya ini....semuanya sebanyak 41 negara.
Secara internasional kepungan AS utk melakukan intervensi bersenjata -
suatu patron kudeta klasik yg sering dilakukan AS pd abad yg lalu
terhadap negri2 "perintang"nya telah jebol berantakan dan dicampakkan
orang. Hal ini mengingatkan kita kepada jebolnya tembok blokade AS
terhadap G-5 Hua Wei seperti yg terjadi beberapa hari y.l.
Armada perang dan tenk2 AS yg sudah parat digaris start siap untuk
diberangkatkan telah kehilangan dukungan internasionalnya, menjadi
terpencil dan tidak bisa bergerak lagi. Persiapan yg. dilakukan AS yg
sdh sejauh itu kata pribahasa Th: 万事俱备只欠东风- wan shi ju bei zhi qian
dong feng (semuanya sudah parat, hanya saja angin timur masih belum
bertiup)....disini "angin timur" yg di-tunggu2nya telah membatalkan
niatnya semula sebelum aksinya dimulai.
Mengapa negara2 di Amerika Latin dan Eropa pd akhirnya mengubah
sikapnya terhadap intervensi AS? Hal ini sdh tentu ada sebabnya:
Untuk negri2 Amerika Latin, yg menjadi sebabnya sangatlah jelas. Mereka
tidak mau melibatkan diri dan menjadi pion2 digaris depan dalam perang
yg hanya akan membawa kerusakan dan kerugian besar bagi masing2 negrinya
dgn melihat pengalaman2 yg telah dilakukan AS dibeberapa negri dimasa lalu.
Sedang untuk negri2 Uni Eropa, nampaknya sikap Russia yang keras dan
tegas ini, bagi mereka perlu memikirkannya lebih jauh kedepan. Bagi
Eropa, walaupun Russia itu satu kasus yg seringkali "menjengkelkan"
mereka, tapi perlu diakui bhw. Russia telah menjadi partner bisness
milyards USD bagi Eropa...apalagi dgn proyek gigant "pipa north
transgas" yg hampir selesai ditahun ini - satu pipa bwh laut yg
terpanjang didunia (kr2 1200 km) yg menghubungkan Russia dgn
Jerman...kelak akan menjadi pipa pengaliran gas dari Russia untuk
kebutuhan Jerman dan negara2 Erp.lainnya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com