https://pemilu.antaranews.com/berita/805268/seribuan-wni-di-eropa-dukung-jokowi-maruf
Seribuan WNI di Eropa Dukung Jokowi-
Ma'ruf
* Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 4 Maret 2019 20:28
Malang mulai distribusikan kotak suara pemilu Calon presiden nomor urut
01, Joko Widodo, makan siang bersama di rumah KH Ma'ruf Amin, di Jalan
Situbondo Jakarta, Jumat (28/12/2018). (Istimewa)
Jakarta (ANTARA) - Sekitar seribu lebih Warga Negara Indonesia (WNI)
dari 22 negara di Eropa mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon
presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin di
Den Haag, Belanda, Minggu (3/3).
Koordinator Relawan dan Komunitas Indonesia Pendukung Jokowi di Eropa,
Sinta Dewi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, mengatakan,
WNI yang tinggal di Eropa terkesan dengan kinerja Jokowi di lima tahun
terakhir kepemimpinnya.
"Kami merasa bangga punya Presiden Jokowi. Baru pertama kali ini negara
hadir. Kalau di Eropa beliau (Jokowi) bukan hanya dihormati oleh warga
Indonesia tetapi oleh pemerintahan di negara-negara tempat kami tinggal,
beliau itu juga dihargai dan dihormati," katanya.
Salah satu prestasi Jokowi yang dianggap berbeda dengan pendahulunya dan
membuat Sinta dan rekan-rekannya di Eropa terkesan, adalah pengembangan
tenaga surya untuk mengganti penggunaan energi fosil. Tak hanya itu,
jaminan kesehatan dan pendidikan juga cukup dirasakan masyarakat yang
tinggal di Eropa.
"Jadi kami mendukung dan ingin sekali Pak Jokowi itu terus melanjutkan
semua. Kami juga Diaspora Indonesia di Eropa itu adalah orang orang yang
sangat mencintai keberagaman dan toleransi karena di sini kami juga
macam-macam lintasnya, lintas negara, lintas generasi, lintas ras,
lintas agama. Kami juga sangat suka kalau Pak Jokowi memimpin kembali
dan melihat kebijakan dan profilnya presiden yang toleran, presiden yang
seperti yang kami harapkan dalam kepemimpinan," paparnya.
Acara itu juga turut diisi dengan talk show bertajuk "Kinerja Jokowi,
Strategi Antihoax, dan Gaspol untuk Menang Tebal 2019" yang menghadirkan
sejumlah tokoh dari Indonesia seperti Dewan Pengarah Tim Kampanye
Nasional Jokowi-Ma'ruf, Laksamana (Purn) Marsetyo, Ketua Relawan Cakra
19 Andi Widjajanto, dan sejumlah politisi seperti Budiman Sujatmiko,
Okky Asokawati, Tsamara Amany, Ruhut Sitompul, dan Adian Napitupulu.
Ketua Cakra 19 Andi Widjajanto, mengatakan latar belakang dukungan yang
diberikan WNI di Eropa adalah capaian nawacita Jokowi di periode pertama.
Selain itu, janji-janji Jokowi di nawacita jilid 2 juga menimbulkan rasa
optimisme tinggi di hati para diaspora Indonesia di Eropa.
"Mereka juga memberikan masukan-masukan untuk nawacita ke 2. Terutama
untuk kepentingan mereka sebagai WNI yang tinggal di Eropa. Itu
diserahkan ke Pak Marsetio. Pada dasarnya, mereka melihat Indonesia
selama masa pak Jokowi, berubah drastis," katanya.
Di desa dengan dana desa, perubahannya juga terasa, untuk teknologi IT
dengan keberadaan Palapa Ring misalnya, dan dukungan Pak Jokowi untuk
perkembangan perkembangan unicorn di Indonesia.
"Jadi mereka melihat prestasi Pak Jokowi lengkap, mulai dari
pemberantasan kemiskinan di desa sampai lompatan teknologi di
Indonesia," kata Andi.
Ia menambahkan, para WNI di Eropa juga mengkhawatirkan maraknya hoaks di
Tanah Air.
"Mereka melihat bagaimana politik ultranasionalis Eropa itu juga
menggunakan strategi yang sama seperti kejadian di Brexit misalnya, atau
sekarang ada gelombang protes rasialis di Perancis. Jadi Mereka
benar-benar meminta agar mitigasi hoaks itu dilakukan secara serius dan
tim 01 tidak ikut dengan genderang hoaks itu. Lebih fokus untuk
mengangkat prestasi dan apa yang Pak Jokowi janjikan ke depan," tuturnya.
Andi menjelaskan, deklarasi di Den Haag hanya titik awal. Deklarasi
berikutnya akan digelar di Hamburg dan Berlin, Jerman.
Deklarasi serupa juga bakal digelar di Paris, Prancis, Genewa Swiss dan
Oslo, Norwegia. Deklarasi-deklarasi itu akan berlanjut sampai 13 April,
pemungutan suara di luar negeri.
"Akan ada juga konsolidasi lagi, terutama untuk menyuarakan ayo memilih
jangan golput dan tentunya mengarah ke 01 dukungannya, tapi gerakannya
dimulai berderet-deret di kota kota terutama di Eropa. Targetnya,
Jokowi-Ma’ruf menang di Eropa," ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul yang ikut serta dalam deklarasi
di Belanda menambahkan, mengaku diundang relawan di Eropa.
"Mereka ingin mengetahui suasana Pilpres dan Pileg karena banyaknya
berita hoaks di Medsos. Makna dukungannya sangat positif bagi kami Tim
TKN pendukung Jokowi-Ma'ruf karena mereka sangat puas dengan kinerja Pak
Jokowi," kata Ruhut.
Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019