Ruhut Tahu Andi Arief Sudah Lama Pakai Narkoba, Katanya Trauma Diculik
POLITIK <https://www.jawapos.com/nasional/politik>
04 Maret 2019, 15:50:02 WIB
Andi Arief
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief dibekuk
polisi saat menggunakan sabu-sabu di hotel Peninsula, Slipi, Jakarta
Barat. (istimewa)
Share this
*JawaPos.com*- Polisi menciduk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen)
Partai Demokrat Andi Arief. Kader partai besutan Susilo Bambang
Yudhoyono itu ditangkap karena mengonsumsi narkoba jenis sabu di hotel
Peninsula, Jakarta Barat.
Menanggapi kabar itu, mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul
mengaku dirinya tidak kaget eks koleganya itu menggunakan narkoba. Ia
mengaku sudah lama mendengar informasi bahwa Andi selama ini mengonsumsi
narkoba.
"Saya sudah dengar dia jadi pemakai, itu sudah lama, katanya trauma
masa lalu karena dia pernah diculik '98. Jadi untuk menghilangkan
traumanya, ia gunakan narkoba," ujar Ruhut kepada/JawaPos.com,/Senin (4/3).
Menurut Ruhut, dengan ditangkapnya Andi Arief ini telah membuktikan satu
per satu pengikut alias /diehard/ Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berguguran.
"Ya makin terlihat/diehard/Pak SBY berguguran, begitu juga dari
Prabowo-Sandi karena dia salah satu/diehard/di sana. Itu bukti/gusti
Allah ora sare (/Allah tidak tidur, Red)," katanya.
Sekadar informasi, Andi Arief diciduk Direktorat IV Bareskrim Polri. Dia
ditangkap di kamar 1214, hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu
(3/3), dengan seorang wanita.
Dari informasi yang berhasil dihimpun/JawaPos.com,/Andi sempat membuang
sabu beserta bong ke dalam kloset. Namun barang bukti berupa bong
berhasil diamankan atas bantuan pihak hotel.
Saat penangkapan, Andi pun terlihat jelas dalam kondisi sakau karena
habis menggunakan barang haram tersebut. Kabarnya dia menolak untuk
dites urine. Sejumlah foto pun beredar. Mulai dari kamar hotel tempat
Andi menginap hingga Andi yang berada di dalam sel tahanan.
Dikonfirmasi mengenai penangkapan Andi karena narkoba, Kabareskrim Polri
Komjen Idham Aziz membenarkannya. "Ya, benar," kata dia singkat saat
dikonfirmasi awak media, Senin (4/3).
Editor : Dimas Ryandi
Reporter : Gunawan Wibisono
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com