*Aneh bin ajaib Jokowi, presiden NKRI takut pada Allah SWT, pada hal menurut ilmu langitan dikatakan** bahwa Allah itu maha baik, maha kasih, maha segalanya yang baik, jadi mengapa harus tkaut kepada Tuhan. Masalahnya akan lain kalau Allah itu begngis atau seperti binatang buas atau ular kobra atau black mamba, pasti orang takut digigit ular-ular tsb. Dan juga kalau penjahat seperti perampok, pembunuh,penipu atau singkatnya orang yang melakukan banyak kejahatan terhadap sesama manusia, pasti akan takut kepada Allah, karena kalau dihukum Tuhan akan sangat berat hukumannya, yaitu antara lain tidak akan bakal masuk taman Firdaus yang penuh dengan bidadari-bidadari cantik bin molek nan sexy, tetapi dibuang ke neraka dan akan menjadi seperti sate madura dipangang untuk santapan iblis bin seythan.*
http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/6469 *Jokowi: Saya Hanya Takut Allah SWT* Minggu , 17 Februari 2019 | 22:51 JAKARTA - Capres Jokowi menegaskan butuh keberanian dan ketegasan dalam mengelola negara Indonesia. Jokowi menekankan tidak ada yang ditakutinya kecuali Allah SWT. Jokowi awalnya mengatakan Indonesia merupakan negara besar dan tidak mudah mengelolanya. Jokowi mengungkap dia sudah punya pengalaman menjadi wali kota dan gubernur. "Rakyat Indonesia yang saya cintai, mengelola negara sebesar Indonesia ini tak mudah, tak gampang. Sangat beruntung sekali saya punya pengalaman mengelola kota sebagai wali kota, Provinsi, dan 4,5 tahun ini mengelola negara kita Indonesia," kata Jokowi di panggung debat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019) malam. Karena itu, butuh ketegasan dan keberanian dalam membuat kebijakan. Jokowi mencontoh pemerintahannya membubarkan mafia migas petral, merebut Blok Rokan dan Blok Mahakam serta sudah menguasai 51 persen saham Freeport. "Kita ingin negara ini semakin baik dan saya akan pergunakan seluruh tenaga yang saya miliki, kewenangan yang saya miliki. Tidak ada yang saya takuti untuk kepentingan nasional, rakyat, bangsa negara. Tidak ada yang saya takuti kecuali Allah SWT untuk Indonesia maju," dia menambahkan.
