https://nasional.tempo.co/read/1182689/pengaduan-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-naik-14-persen/full&view=ok
Pengaduan Kasus Kekerasan terhadap
Perempuan Naik 14 Persen
Reporter:
Imam Hamdi
Editor:
Kodrat Setiawan
Kamis, 7 Maret 2019 00:56 WIB
Ketua Komnas Perempuan Azriana menyampaikan sambutan dalam acara
Refleksi 2 Dasawarsa Upaya Penghapusan dan Diskriminasi terhadap
Perempuan di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.
TEMPO/Francisca Christy Rosana
<https://statik.tempo.co/data/2018/10/31/id_773940/773940_720.jpg>
Ketua Komnas Perempuan Azriana menyampaikan sambutan dalam acara
Refleksi 2 Dasawarsa Upaya Penghapusan dan Diskriminasi terhadap
Perempuan di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018.
TEMPO/Francisca Christy Rosana
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan
(Komnas Perempuan) mencatat adanya peningkatan sebanyak 14 persen
pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan
<http://www.tempo.co/tag/kekerasan-terhadap-perempuan> di Indonesia pada
2018.
*Baca juga: Alat Baru Komnas Perempuan untuk Terima Laporan Korban
Kekerasan
<https://nasional.tempo.co/read/1153611/alat-baru-komnas-perempuan-untuk-terima-laporan-korban-kekerasan>*
Wakil Ketua Komnas Perempuan, Yuniyanti Chuzaifah, mengatakan pengaduan
kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat dibandingkan tahun
sebelumnya mengindikasikan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat
untuk mengungkapkan kasus kekerasan yang menimpa kaum hawa.
"Ini juga berarti mekanisme pencatatan dan pendokumentasian kasus-kasus
kekerasan terhadap perempuan di lembaga-lembaga layanan semakin baik,"
kata Yuniyanti melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Maret 2019.
Namun, kata dia, situasi ini tidak seragam di semua wilayah. Sebabnya,
hingga tahun ini, tiga provinsi di bagian timur Indonesia yaitu Maluku
Utara, Papua dan Papua Barat, masih belum memiliki data tentang
kekerasan terhadap perempuan yang bisa diakses secara nasional.
Sedangkan, wilayah tertinggi yang mencatat angka pengaduan kekerasan
terhadap perempuan, termasuk anak perempuan, adalah Provinsi Jawa
Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Peningkatan ini, kata dia, sejalan dengan intensitas upaya perbaikan
akses keadilan yang telah dilakukan melalui Pengembangan Sistem
Peradilan Pidana Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan
(SPPT PKKTP), khususnya di Jawa Tengah.
"Tahun sebelumnya ketiga wilayah itu juga yang tertinggi dalam mencatat
angka pengaduan terhadap perempuan," ujarnya soal kasus kekerasan
terhadap perempuan <http://www.tempo.co/tag/kekerasan-terhadap-perempuan>.
------------------------------------------------------------------------