Kemenlu Tiongkok: Penyusunan Standar Keamanan Jaringan Transparan
Adalah Inisiatif Konstruktif
http://indonesian.cri.cn/20190307/d06e2c7d-76bb-593f-8e02-67fb187856ab.html
2019-03-07 10:46:57
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang dalam keterangan
pers kemkarin (6/3) menyatakan, Tiongkok mengusulkan komunitas
internasional untuk bersama-sama menghadapi ancaman keamanan jaringan
melalui dialog dan kerja sama di atas dasar saling menghormat,
kesetaraan dan saling menguntungkan. Tiongkok berpendapat, merumuskan
standar keamanan jaringan yang utuh, objektif, terbuka dan transparan
adalah inisiatif konstruktif .
Diberitakan, Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa baru-baru ini
mengatakan kepada Financial Times, Inggris bahwa negara-negara Uni Eropa
(UE) tidak seharusnya mendiskriminasi investasi dari negara-negara non
UE dengan menyalahgunakan pemeriksaan keamanan. Portugal memahami
kekhawatiran negara terkait mengenai kemungkinan resiko dengan
berpartisipasi dalam jaringan 5G Hua Wei, namun tidak seharusnya
menghentikan proses modernisasi infrastruktur digital Eropa .
Lu Kang menyatakan, sikap Perdana Menteri Costa adalah objektif dan
bijaksana. Semakin banyak tokoh asing memperlihatkan sikap adil terhadap
perusahaan teknologi Tiongkok ikut serta dalam pembangunan 5G. Selama
konferensi ponsel global pekan lalu, Hua Wei menandatangani persetujuan
kerja sama dengan sejumlah perusahaan asing, hal itu menunjukkan bahwa
kebanyakan negara secara indenpenden dan bijaksana mengambil pilihan
yang sesuai dengan kepentingan diri sendiri, kebanyakan perusahaan di
seluruh dunia tetap mengupayakan pembangunan dan pemeliharaan lingkungan
pasar yang adil dan rasional.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com