-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Bawaslu Usut Video soal Tak Ada Lagi Tahlil Jika Ma'ruf Kalah
日期: Tue, 19 Mar 2019 11:56:55 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
Bawaslu Usut Video soal Tak Ada Lagi Tahlil Jika Ma'ruf Kalah
CNN Indonesia | Selasa, 19/03/2019 10:02 WIB
Bagikan :
Bawaslu Usut Video soal Tak Ada Lagi Tahlil Jika Ma'ruf KalahBawaslu
akan menindaklanjuti penggalan video yang memuat klaim bahwa tahlil,
zikir di Istana, dan Hari Santri tak lagi ada jika Ma'ruf Amin kalah
Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengawas Pemilu (*Bawaslu
<https://www.cnnindonesia.com/tag/bawaslu>*) merespons video di media
sosial yang dituding kubu*Prabowo
<https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto>* memuat fitnah
lantaran Istana Negara akan menghapus zikir di Istana dan Hari Santri
ditiadakan jika calon wakil presiden nomor urut 01 *Ma'ruf Amin
<https://www.cnnindonesia.com/tag/maruf-amin>*kalah di*Pilpres 2019
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pilpres-2019>*.
Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyebut pihaknya akan segera
mengusut laporan tersebut sebagai temuan Bawaslu.
"Bawaslu akan segera menindaklanjuti," kata Fritz
kepada/CNNIndonesia.com/, Selasa (19/3).
Bawaslu akan menindaklanjutinya sebagai temuan. Namun tak menutup
kemungkinan jika ada masyarakat yang membuat laporan dengan bukti yang
bisa membantu pengkajian.
Lihat juga:
Di Depan Ma'ruf, Ulama Resah NU Jadi Fosil Jika Jokowi Kalah
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190319090242-32-378565/di-depan-maruf-ulama-resah-nu-jadi-fosil-jika-jokowi-kalah/>
Bawaslu punya waktu 14 hari kerja setelah laporan atau temuan
teregistrasi untuk mengusut dugaan pelanggaran pemilu. Hal itu diatur
Pasal 454 ayat (8) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan
Umum (UU Pemilu).
Sebelumnya, di Twitter tersebar video ceramah yang dihadiri calon wakil
presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Seorang pendakwah mengatakan jika
Ma'ruf kalah di Pilpres 2019, maka pihak yang tak suka dengan NU akan
bangkit dan menghapus budaya ahlussunnah wal jama'ah.
Lihat juga:
BPN Kecam Acara Doa untuk Ma'ruf yang Diduga Memuat Fitnah
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190319080954-32-378553/bpn-kecam-acara-doa-untuk-maruf-yang-diduga-memuat-fitnah/>
Embedded video <https://twitter.com/RajaPurwa/status/1107614325122822144>
<https://twitter.com/RajaPurwa>
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ@RajaPurwa
<https://twitter.com/RajaPurwa>
<https://twitter.com/RajaPurwa/status/1107614325122822144>
Kpd Yth Pak @jokowi <https://twitter.com/jokowi> Pak Kyai Maruf Amin
Tolong diburu penyebar hoax dalam video ini sesuai komitmen anda
berdua! Cc @DivHumas_Polri
<https://twitter.com/DivHumas_Polri>#KartuSaktiPrabowoSandi
<https://twitter.com/hashtag/KartuSaktiPrabowoSandi?src=hash>
3,683 <https://twitter.com/intent/like?tweet_id=1107614325122822144>
8:06 PM - Mar 18, 2019
<https://twitter.com/RajaPurwa/status/1107614325122822144>
3,514 people are talking about this
<https://twitter.com/RajaPurwa/status/1107614325122822144>
Twitter Ads info and privacy <https://support.twitter.com/articles/20175256>
"Jangan berpikir masih ada tahlil, jangan berpikir masih ada zikir di
Istana, jangan berpikir ada Hari Santri apabila sampai Kiai Ma'ruf ini
kalah," ujar seorang pendakwah dalam video yang diunggah akun Twitter
@tohir2349, Senin (18/3).
Dia melanjutkan, "Jawabnya hanya satu, kalau ingin semuanya masih 17
April yang akan datang semua kita jawab untuk memenangkan Kiai Ma'ruf
Amin. Itu adalah jawaban, bagaimana menyelamatkan Ahlussunnah Wal
Jama'ah dan bagaimana menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"
ujar dia.
*(dhf/ain)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com