24 Persen Lebih Masyarakat Indonesia Khawatir dengan TKA asal Tiongkok 
https://www.jawapos.com/politik/21/03/2019/24-persen-lebih-masyarakat-indonesia-khawatir-dengan-tka-asal-tiongkok
 POLITIK https://www.jawapos.com/nasional/politik
 21 Maret 2019, 16:44:36 WIB
 Aparat setempat sedang memeriksa sejumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di salah 
satu pabrik yang ada di Kalimantan. (KaltimPos/JawaPos)
 Share this  
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://www.jawapos.com/nasional/politik/21/03/2019/24-persen-lebih-masyarakat-indonesia-khawatir-dengan-tka-asal-tiongkok
  
https://twitter.com/home?status=https://www.jawapos.com/nasional/politik/21/03/2019/24-persen-lebih-masyarakat-indonesia-khawatir-dengan-tka-asal-tiongkok
  
https://plus.google.com/share?url=https://www.jawapos.com/nasional/politik/21/03/2019/24-persen-lebih-masyarakat-indonesia-khawatir-dengan-tka-asal-tiongkok
  
https://api.whatsapp.com/send?text=24%20Persen%20Lebih%20Masyarakat%20Indonesia%20Khawatir%20dengan%20TKA%20asal%20Tiongkok%20https://www.jawapos.com/nasional/politik/21/03/2019/24-persen-lebih-masyarakat-indonesia-khawatir-dengan-tka-asal-tiongkok
 
 
 
 JawaPos.com - Persolan utang negara dan tenaga kerja asing (TKA) asal 
Tiongkok, disebut-sebut menjadi dua faktor yang menggerus elektabilitas 
Presiden Joko Widodo. Isu yang marak bertebaran di media sosial (Medsos).
 

 Namun, menurut survei terbaru Indo Barometer, sebanyak 32,3 responden 
berpendapat jika TKA di Indonesia tidak berbahaya. Karena jumlahnya kecil, 
serta tidak membahayakan kedaulatan negara. Sementara itu, 24,8 persen yang 
menyatakan TKA asal Tiongkok membahayakan kedaulatan negara. Sedangkan 42,9 
persen lainnya tidak menjawab.
 

 "Jika didistribusi, mereka yang percaya terhadap isu tersebut mayoritas 
memilih pasangan Prabowo-Sandi sebesar 57 persen. Sedangkan yang tidak percaya 
mayoritas memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf sebesar 76,7 persen," ujar Peneliti 
Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli di Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).
 

 
 
 
 


 Situasi serupa pun ditemukan saat responden diajukan pertanyaan tertutup 
terkait utang negara. 28 persen responden menyatakan, utang negara Indonesia 
masih dalam batas wajar, sehingga tidak membahayakan ekonomi. Sedangkan 25,1 
persen menyatakan sebaliknya. Adapula 46,9 persennya tidak menjawab.
 

 "Jika didistribusi, mereka yang percaya utang negara mengancam 58,1 persennya 
pemilih Prabowo-Sandi. Sedangkan yang tidak percaya mayoritas memilih 
Jokowi-Ma'ruf sebesar 81,5 persen," tegas Hadi.
 

 Sebagai informasi, Indo Barometer melakukan survei ini pada rentang waktu 6-12 
Februari 2019, melibatkan 1.200 responden. Multistage random sampling dipilih 
menjadi sistem pengambilan sample. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan 
margin of error 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 

 Editor           : Dimas Ryandi 
Reporter      : Sabik Aji Taufan

Kirim email ke