*Bagi wanita yang merasa dirinya cantik supaya waspada, karena banyak
serigala buas berkeliaran. Mungkin untuk mengatasi tindakan kriminal jenis
ini, maka sebahagian golongan masyarakat akan mengusulkan diterapkan hukum
syariah seperti di KSA yaitu wanita yang berpergian keluar rumah harus
dikawali oleh salah seorang dari keluarga, dengan lain kata NKRI menjadi
provinsi dari KSA.*

*https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/03/23/127168/dapat-penumpang-cantik-driver-online-ini-rampas-hp-dan-memperkosan
<https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/03/23/127168/dapat-penumpang-cantik-driver-online-ini-rampas-hp-dan-memperkosan>*
Dapat Penumpang Cantik, Driver Online Ini Rampas HP dan Memperkosanya

23 MARET 2019, 20: 00: 30 WIB | EDITOR : WIJAYANTO
[image: BEJAT: Polisi menunjukkan tersangka Bambang Eko Setiawan (pegang
HP) dan Avanza putih yang dipakai sarana kejahatan.]
<https://d2y8nrrb8y42iz.cloudfront.net/uploads/radarsurabaya/news/2019/03/23/dapat-penumpang-cantik-driver-online-ini-rampas-hp-dan-memperkosanya_m_1553346506_127168.jpg>

BEJAT: Polisi menunjukkan tersangka Bambang Eko Setiawan (pegang HP) dan
Avanza putih yang dipakai sarana kejahatan. *(ISTIMEWA)*
Berita Terkait

   - Kawanan Rampok Bersenjata Pistol dan Pedang Satroni Toko di Krian
   
<https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/03/24/127218/kawanan-rampok-bersenjata-pistol-dan-pedang-satroni-toko-di-krian>
   - Kali Kedua, Maling Bobol Minimarket di Jl Kombes Pol M. Duryat
   
<https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/03/13/124827/kali-kedua-maling-bobol-minimarket-di-jl-kombes-pol-m-duryat>

SURABAYA -  Tergiur oleh kemolekan tubuh penumpangnya, seorang driver taksi
online tega merampas smartphone dan memperkosa korban di dalam mobil.
Pelaku adalah Bambang Eko Setiawan, 30, yang tinggal di Perum Graha Regency
A-57 Sidoarjo atau Jalan Pucang Anom Gang Rukun Surabaya.

Kasus perampasan sekaligus pemerkosaan itu menimpa RN, 19, mahasiswi di
salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya, Senin (4/3) lalu.
Saat itu, korban hendak pulang ke tempat tinggalnya.

Korban tinggal di salah satu apartemen di kawasan Jalan Kalisari, Surabaya.
Karena sudah sore, korban pun memesan taksi online melalui aplikasi di
smartphonenya.

"Lalu orderan masuk kepada tersangka. Namun saat melakukan penjemputan
korban, mobil tersangka tak sesuai nopol di aplikasi," ungkap Kanit
Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha, Sabtu (23/3).

Giadi mengatakan tanpa rasa curiga, korban pun masuk ke mobil Toyota Avanza
nopol L 1526 AH milik tersangka. Namun dalam perjalanan, kecurigaan korban
mulai muncul. Sebab tersangka tak menempuh rute sesuai aplikasi.

Awalnya korban mengira jika Bambang hendak mencari rute alternatif. Namun,
ia malah diajak berputar-putar di kawasan Surabaya Timur.

"Korban sempat protes dan mengur tersangka, namun tersangka malah mengancam
korban untuk menyerahkan HP-nya," terang Giadi.

Setelah menyerahkan HP-nya, tersangka menghentikan mobilnya di tempat sepi
dan lantas melompat ke bangku penumpang di belakang. Kemudian tersangka
mendekap korban. RN pun jadi budak nafsu Bambang di dalam mobil.

Usai memperkosa korban, tersangka lantas kembali mengemudikan mobilnya ke
arah utara. "Tersangka menurunkan korban di pinggir Jalan  Perak Barat,"
tegas mantan Panit II Subdit I Keamanan Negara(Kamneg) Dit Tipidum
Bareskrim Mabes Polri itu.

Setalah itu, tersangka berlalu. Sedangkan korban melaporkan kasus ini ke
polisi. Tak butuh waktu lama untuk menangkap Bambang. Polisi menangkap
tersangka di rumahnya di Surabaya.

Saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil
milik tersangka dan satu buah Hp milik korban.

"Setelah penangkapan itu. Terungkap jika perampasan tersangka hanyalah
modus untuk memperkosa korban," terangnya.

Sementara itu kepada polisi, Bambang mengaku nekat memperkosa korban
lantaran tergoda dengan tubuh sintal mahasiswi asal Malang itu. Selain itu,
kebiasaannya melihat film porno juga memicu untuk melakukan perbuatan tak
senonoh.

"Sejak awal saya hanya ingin menikmati tubuh korban. Namun saya bingung
memulainya, akhirnya saya bikin dengan perampasan," ungkapnya kepada
penyidik. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

Kirim email ke