ehehehehehe

https://suara-islam.com/jokowi-di-ambang-kekalahan/

Jokowi di Ambang Kekalahan?
24 Maret 2019
 4 minutes read
Facebook
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=https://suara-islam.com/jokowi-di-ambang-kekalahan/>
Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Jokowi+di+Ambang+Kekalahan%3F&url=https://suara-islam.com/jokowi-di-ambang-kekalahan/&via=SuaraIslamOn>
Google+
<https://plusone.google.com/_/+1/confirm?hl=en&url=https://suara-islam.com/jokowi-di-ambang-kekalahan/&name=Jokowi+di+Ambang+Kekalahan%3F>
Cetak <https://suara-islam.com/jokowi-di-ambang-kekalahan/#>

Siapa yang akan menjadi pemenang pilpres? Benarkah Jokowi akan kalah dan
Prabowo unggul? Tanda-tandanya sudah bisa kita baca sejak hari ini. Kalau
tak mau ketinggalan kereta, sampai 21 hari ke depan jangan luput untuk
terus mengamati jalannya kampanye.

Hari ini Ahad ( 24/3) kampanye terbuka di mulai. Paslon 01 Jokowi-Ma’ruf
melakukan start kampanye bersama di Serang, Banten.

Paslon 02 Prabowo-Sandi melakukan kampanye secara terpisah. Prabowo memulai
kampanye di Manado, Sulawesi Utara dan dilanjutkan ke kota Makassar,
Sulawesi Selatan. Sandiaga Uno bertemu para pengusaha pemula dalam forum *Young
Entrepreneur Summit (YES) 2019 *di Sragen, Jawa Tengah.

Kampanye terbuka berlangsung hingga 13 April akan sangat menentukan, siapa
yang akan menjadi pemenang, dan siapa yang akan menjadi pecundang?

Litbang Harian Kompas menyatakan, mengingat selisih elektabilitas kedua
paslon yang sangat tipis, rapat umum (kampanye terbuka) akan menjadi
penentu. Siapa yang lebih berhasil melakukan konsolidasi dan mobilisasi
massa, akan menentukan siapa yang menjadi pemenang pilpres.

Dari beberapa indikator yang disurvei dan jalannya kampanye kedua paslon,
Litbang Kompas sesungguhnya sudah memberi gambaran yang cukup jelas. Siapa
yang akan muncul menjadi pemenang? Jokowi-M’aruf sedang berada diambang
kekalahan, kendati elektabilitasnya masih unggul.

Mengapa? Seperti apa jalannya kampanye sesungguhnya sudah bisa diprediksi.
Litbang Kompas mendapati pendukung Prabowo-Sandi jauh lebih militan
dibandingkan pendukung Jokowi-Ma’ruf.

Militansi pendukung inilah yang akan menentukan seperti apa jalannya
kampanye terbuka. Karena itu hampir dapat dipastikan kampanye Prabowo-Sandi
akan selalu pecah. Sementara kampanye terbuka Jokowi-Ma’ruf masih menjadi
tanda tanya.

Ada enam indikator yang diukur sehingga Litbang Kompas sampai pada satu
kesimpulan: Pendukung Prabowo-Sandi lebih militan!.

Kirim email ke