TKN Tuding Prabowo Lakukan Politik Dagang Sapi soal Menteri
CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 09:55 WIB
Bagikan :
TKN Tuding Prabowo Lakukan Politik Dagang Sapi soal MenteriCapres nomor
urut 02, Prabowo Subianto menyapa simpatisan saat Rapat Akbar di Stadion
Persib Sidolig, Bandung, Kamis, 28 Maret 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Kampanye Nasional*TKN Jokowi-Ma'ruf Amin
<https://www.cnnindonesia.com/tag/tkn-jokowi-maruf-amin>*, Rian Ernest
menyebut calon presiden nomor urut 02,*Prabowo
Subianto*<https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto>sedang
melakukan praktik 'politik dagang sapi' dalam kampanye terbuka*Pilpres
2019*<https://www.cnnindonesia.com/tag/pilpres-2019>kali ini.
Rian menyatakan hal tersebut menanggapi kampanye Prabowo di Bandung
kemarin. Dalam salah satu orasinya, Prabowo memperkenalkan sejumlah
petinggi partai politik koalisi yang mendampinginya itu bisa menjadi
menteri-menterinya kelak. Ia memperkenalkan mereka karena tak ingin
rakyat Indonesia seolah membeli 'kucing dalam karung'.
"Malahan klaim menteri-menteri dari para petinggi partai politik
pendukung ini bukan menjawab 'kucing dalam karung'. Ini malah jadi
'politik dagang sapi' Politik bagi jatah kursi," kata Rian
kepada/CNNIndonesia.com/, Jumat (29/3).
Istilah politik dagang sapi dimaknai sebagai praktik tawar-menawar
antara beberapa elite atau partai politik ketika menyusun suatu kabinet
koalisi.
Lihat juga:
Prabowo Perkenalkan AHY hingga Aher untuk Posisi Menteri
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190328133043-32-381432/prabowo-perkenalkan-ahy-hingga-aher-untuk-posisi-menteri/>
Lebih lanjut, Politikus PSI itu menyayangkan pernyataan Prabowo
tersebut. Ia menilai beberapa nama yang disodorkan Prabowo menjadi
menteri itu banyak yang masih minim pengalaman.
Rian lantas menyarankan seharusnya Prabowo dapat memberikan kursi
menterinya pada orang-orang yang profesional dan sesuai kompetensi pada
spesialisasi keahlian tertentu.
"Lah, ini malah di bagi bagi pada petinggi partai koalisi. Beberapa
calon menteri ini ada yang minim pengalaman, terjerat korupsi,
menerbitkan izin beribu hektare untuk perusahaan besar," kata dia.
Rian pun memasukkan tindakan Prabowo tersebut dalam klasifikasi blunder
politik yang telah beberapa kali dilakukan Ketum Partai Gerindra itu
sepanjang perhelatan Pilpres 2019 ini.
"Ini malah jadi blunder lagi yang kesekian kalinya. Dari hoaks operasi
plastik, kini rakyat diberikan politik dagang sapi," kata dia.
Ia lantas membandingkannya dengan capres nomor urut 01, Joko Widodo
(Jokowi) yang memiliki berbagai program dan kerja yang jelas untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia nantinya bila memenangi
Pilpres 2019.
"Pak Jokowi sudah punya Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra-Kerja yang
sangat jelas konsep dan penerima manfaat," kata dia.
Pada Kamis (28/3), saat berkampanye di Bandung, Prabowo memperkenalkan
sejumlah petinggi parpol yang mendampinginya di sana bisa saja menjadi
menteri andai ia memenangi Pilpres 2019.
Prabowo menyebutkan mereka berpeluang menjadi pembantu presiden karena
memang memiliki kemampuan serta latar belakang pendidikan maupun pengalaman.
"Itu orang-orang pintar ada di belakang saya semua. Saya tanya AHY (Agus
Harimurti Yudhoyono) pantas enggak jadi menteri? Jujur ya, jangan karena
ganteng saja ya. Dia ganteng tapi dia lulusan Harvard," kata Prabowo
memperkenalkan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai
Demokrat tersebut dalam kampanye di Stadion Sidolig, Bandung.
TKN Tuding Prabowo Lakukan Politik Dagang Sapi Soal MenteriCapres nomor
urut 02, Prabowo Subianto didampingi Agus Harimurti Yudhoyono menyapa
simpatisan saat Rapat Akbar di Stadion Persib Sidolig, Bandung, 28 Maret
2019.(CNN Indonesia/Safir Makki)
Lihat juga:
Akui Ada Komunikasi Politik, AHY Bantah soal Jatah Menteri
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190328064853-32-381337/akui-ada-komunikasi-politik-ahy-bantah-soal-jatah-menteri/>
Tak hanya memperkenalkan AHY beserta prestasinya, Prabowo juga
memperkenalkan dan membanggakan Presiden PKS Sohibul Iman yang merupakan
lulusan salah satu universitas di Jepang.
"S3 dia di Jepang, doktor, jurusan soal industri lagi," katanya.
Selain Sohibul dan AHY, Prabowo juga memperkenalkan dua petinggi PAN
yang mungkin akan dia tunjuk sebagai menteri. Dua orang itu adalah
Zulkifli Hasan dan Eddy Soeparno.
Zulhas, kata Prabowo, adalah sosok yang telah lama mengabdi bagi rakyat
Indonesia. Sedangkan Eddy sangat ahli dalam menghitung keuangan.
Selain empat orang ini, Prabowo juga sempat menyebut nama mantan
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher. Politikus PKS itu di mata
Prabowo sudah cukup berprestasi lantaran bisa menjabat dua kali sebagai
gubernur.
"Aher, bagaimana Aher, dua kali gubernur, pantes enggak kalau kita
angkat jadi menteri ini? Jangan beli kucing dalam karung, saya mau buka
jalan," kata Prabowo.
Lima orang yang diperkenalkan Prabowo ini hanya menanggapi senyum semua
perkataan capres nomor urut 02 tersebut, dan tetap duduk di belakang
podium tempat Prabowo menyampaikan orasi.
Sebelumnya, pada acara Aliansi Pengusaha Nasional Deklarasi Dukungan
untuk Prabowo-Sandi, 21 Maret lalu capres 02 pun sempat membocorkan
rancangan kabinet yang akan ia buat jika memenangi Pilpres 2019.
Dia pun mencontohkan pengusaha yang juga politikus Golkar, Erwin Aksa,
sebagai perwakilan generasi muda dan Rizal Ramli sebagai perwakilan
generasi tua untuk kabinet menterinya.
Lihat juga:
Jokowi Persiapan Debat, Prabowo Kampanye di Karawang-Cibinong
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190329070509-32-381671/jokowi-persiapan-debat-prabowo-kampanye-di-karawang-cibinong/>
*(rzr/kid)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com